Observasi dan wawancara di kelas VII SMPN 14 Malang mengungkapkan tantangan signifikan dalam penggunaan teknologi pembelajaran terutama dalam literasi sains yang mencakup kurangnya pemahaman awal materi sains, persepsi ketidakrelevanan topik pembelajaran, dan keterbatasan keterampilan literasi. Meskipun teknologi memudahkan akses informasi, penggunaannya yang dangkal menyebabkan kurangnya pemahaman mendalam. Oleh karena itu, penggunaan bahan ajar elektronik dan media sosial secara bijak menjadi penting dalam membantu siswa mengembangkan keterampilan literasi sains yang mendalam dan menganalisis informasi dengan lebih baik.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pengembangan bahan ajar elektronik tata surya dengan model PBL dapat meningkatkan literasi sains siswa, mengetahui apakah bahan ajar elektronik tata surya dengan model PBL layak untuk meningkatkan literasi sains siswa, dan mengetahui kepraktisan bahan ajar elektronik tata surya dengan model PBL dapat meningkatkan literasi sains siswa SMP. Model pengembangan pada penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Penelitian yang dilakukan tentang pembuatan bahan ajar elektronik dengan model PBL untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP pada materi sistem tata surya menunjukkan bahwa modul tersebut memiliki tingkat validitas yang sangat valid.
Copyrights © 2024