Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran politik generasi muda melalui penguatan nilai-nilai demokrasi, partisipasi, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran PKn dalam menumbuhkan kesadaran politik siswa, tantangan implementasinya di lapangan, serta strategi penguatan pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif, khususnya di Kabupaten Karangasem. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan library research. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran PKn di Karangasem masih bersifat normatif dan kurang mengaitkan materi dengan realitas politik lokal. Tantangan yang dihadapi antara lain terbatasnya pendekatan pembelajaran aktif, kurangnya integrasi nilai lokal, minimnya akses terhadap media pembelajaran yang menarik, serta rendahnya pelibatan siswa dalam aktivitas politik simulasional. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan strategi penguatan seperti integrasi nilai-nilai lokal ke dalam materi ajar, pengembangan model pembelajaran berbasis masalah, pelatihan guru dalam pendidikan politik, serta kolaborasi antara sekolah, KPU, dan pemerintah desa. Dengan pendekatan yang reflektif dan berbasis kearifan lokal, PKn dapat difungsikan sebagai wahana membangun kesadaran politik sejak dini secara lebih efektif.
Copyrights © 2025