Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital payment dan kualitas pelayanan terhadap peningkatan omset pada UMKM fashion di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Pesatnya perkembangan teknologi keuangan digital, termasuk penggunaan QRIS, e-wallet, dan mobile banking, telah mengubah pola transaksi masyarakat dan mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi. Di sisi lain, kualitas pelayanan yang tercermin melalui keandalan dan responsivitas juga menjadi faktor penting yang memengaruhi kepuasan konsumen dan pertumbuhan pendapatan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 130 responden pelaku UMKM fashion yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 192 unit usaha. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), analisis regresi linear berganda, uji t parsial, dan uji koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel digital payment (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan omset dengan nilai t-hitung 4,089 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan omset dengan nilai t-hitung 5,052 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R² sebesar 0,691 menunjukkan bahwa kedua variabel secara simultan mampu menjelaskan 69,1% variasi peningkatan omset UMKM fashion di Kecamatan Panakkukang.
Copyrights © 2026