Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan manufaktur untuk menerapkan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis, khususnya dalam pengelolaan persediaan bahan baku. PT Yuju Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang injection molding komponen otomotif dan elektronik yang telah menerapkan sistem ERP dalam aktivitas logistik dan inventory. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala seperti ketidakstabilan jaringan, keterlambatan input data, serta pencatatan manual ketika sistem mengalami gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem ERP menggunakan metode PIECES Framework yang terdiri dari aspek Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode mixed method yang mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada pengguna sistem ERP di PT Yuju Indonesia. Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, dan analisis rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ERP secara umum telah berjalan dengan baik hingga sangat baik. Dimensi Control (4,267) dan Service (4,398) memperoleh kategori Sangat Baik, sedangkan dimensi Performance (3,729) dan Efficiency (3,810) memperoleh nilai terendah dalam kategori Baik. Permasalahan utama disebabkan oleh jaringan sistem yang tidak stabil sehingga menyebabkan proses input data menjadi lambat dan terkadang dilakukan secara manual. Oleh karena itu, rekomendasi perbaikan yang diberikan meliputi peningkatan stabilitas jaringan, penyediaan sistem backup offline, pemeliharaan server secara berkala, dan peningkatan monitoring sistem ERP agar efisiensi kerja dapat berjalan lebih optimal.
Copyrights © 2026