Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan pemerintah mendorong implementasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) sebagai platform terintegrasi yang mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan pada satuan kerja pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran SAKTI dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi laporan keuangan di MAN 1 Indragiri Hilir (INHIL). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan bendahara pengeluaran, kepala tata usaha, dan operator SAKTI, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi laporan keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SAKTI berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi penyusunan laporan keuangan. Waktu penyusunan laporan bulanan yang sebelumnya memerlukan 10–12 hari kerja berkurang menjadi 2–3 hari kerja setelah penerapan SAKTI. Selain itu, fitur integrasi data antar modul dan rekonsiliasi otomatis mampu mengurangi duplikasi pekerjaan dan mempercepat proses pelaporan. Dari aspek akurasi, SAKTI berhasil menurunkan tingkat kesalahan pencatatan dari rata-rata 5–7 kesalahan per bulan menjadi 0–1 kesalahan per bulan melalui mekanisme validasi otomatis, pencegahan double entry, dan standarisasi kode rekening. Meskipun demikian, implementasi SAKTI masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan internet, minimnya sumber daya manusia yang terlatih, dan kompleksitas penggunaan modul. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SAKTI berperan positif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan madrasah melalui peningkatan efisiensi dan akurasi laporan keuangan, sehingga mendukung tata kelola keuangan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Copyrights © 2026