Jurnal Keperawatan Indonesia (NERSI)
Vol. 1 No. 2 (2026): NERSI: Jurnal Keperawatan Indonesia

Hubungan antara Stres dan Pola Makan dengan Frekuensi Kekambuhan Penyakit Gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Tuntungan Tahun 2025

Ristika Julianty Singarimbun (Prodi DIII Keperawatan STIKes Darmo)
Roy Wilson Sihaloho (Prodi DIII Keperawatan STIKes Darmo)
Siska M.O Napitupulu (Prodi DIII Keperawatan STIKes Darmo)
Lenny Sepriani Br Silalahi (Prodi Profesi STIKes Darmo)
Reny Juliana Sihombing (Prodi DIII Keperawatan STIKes Darmo)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

ABSTRAK Gastritis merupakan salah satu penyakit yang tersebar diseluruh dunia dan bahkan diperkirakan diderita lebih dari 1,7 milyar orang. Menurut WHO, prevalensi gastritis pada masyarakat diperkirakan antara (8% – 20%) atau prevalensi sekitar (95%) penderita dimasyarakat adalah termasuk gastritis akut. Di kota Surabaya angka kejadian gastritis sebesar (31,2%), di Denpasar (46%) sedangkan di kota Medan angka kejadian cukup tinggi prevalensi sebesar (91,6%). Kekambuhan gastritis dapat disebabkan oleh stres dan pola makan yaitu jadwal makan, jenis makan, dan jumlah makanan. Pola makan yang baik dan manajemen stres dengan mengurangi tingkat stres dapat mencegah kekambuhan gastritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dan pola makan dengan frekuensi kekambuhan pada penderita gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Tuntungan Tahun 2025. Penelitian ini bersifat Deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional, dengan jumlah populasi sebanyak 65 orang. Dimana, sampel dalam penelitian ini adalah penderita yang terdiagnosa gastritis yang di rawat inap di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Tuntungan Tahun 2025, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik accidental sampling sebanyak 35 responden dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner.  Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan stress dengan frekuensi kekambuhan gastritis dengan nilai p = 0,002 dan r = 0,732 berarti ada hubungan kuat. Pola makan berhubungan dengan frekuensi kekambuhan gastritis dengan adanya nilai p = 0,009 dan r = 0,645 yang berarti ada hubungan yang kuat, diperoleh dengan menggunakan uji Spearman Rank. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa stress dan pola makan berhubungan dengan frekuensi kekambuhan penyakit gastritis dan disarankan bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan untuk mencegah peningkatan frekuensi kekambuhan gastritis dengan memberikan penyuluhan kesehatan pada penderita gastritis tentang pentingnya manajemen stress dan pola makan yang benar bagi penderita gastritis agar tidak mengalami kekambuhan. Kata Kunci: Stres, Pola Makan, Frekuensi, Gastritis

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ners

Publisher

Subject

Description

NERSI: Jurnal Keperawatan Indonesia adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan secara berkala oleh PT Bukuloka Literasi Bangsa dan berafiliasi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi peneliti, akademisi, dan praktisi keperawatan untuk ...