Instalasi listrik rumah tangga seiring dengan waktu mengalami perubahan baik secara kualitas maupun secara kuantitas. Kualitas instalasi listrik yang semakin menurun dan perubahan kuantitas titik bebannya sangat berpengaruh terhadap kelayakan instalasi listrik dan keselamatan pemakainya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat persentase kelayakan instalasi listrik rumah tangga dan faktor-faktor yang menyebabkan ketidaklayakan intsalasi listrik rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan di Kelurahan Marumpa, kecamatan Marusu, Kabupaten Maros. Objek yang diteliti sebanyak 51 rumah dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara proporsional. Instrumen yang dipakai adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah tingkat persentase instalasi listrik rumah tinggal di Kelurahan Marusu, Kecamatan Marumpa, Kabupaten Maros sebesar 43,1% layak (berjumlah 22 rumah) dan 56,9% tidak layak (berjumlah 29 rumah) dan faktor penyebab ketidaklaykan instalasi listrik disebabkan karena adanya kerusakan pada perlengkapan instalasi berupa stop kontak yang pecah/meleleh, pembumian yang telah rusak, dan tidak memiliki pembumian.
Copyrights © 2024