Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran Ilmu Nahwu dengan menggunakan metode Sorogan di Pondok Pesantren Al-Majid Tarogong Garut. Metode Sorogan merupakan salah satu metode tradisional yang mengandalkan interaksi langsung antara guru dan santri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Sorogan efektif dalam meningkatkan pemahaman dasar santri terhadap kaidah-kaidah Ilmu Nahwu, terutama dalam konteks pembelajaran tatap muka yang intensif. Namun, ditemukan pula beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu dan beban pengajaran yang dapat menghambat kelancaran proses pembelajaran. Selain itu, meskipun metode ini berhasil dalam pembelajaran dasar, penggabungan dengan pendekatan lain, seperti media pembelajaran digital dan latihan soal, dinilai dapat meningkatkan efektivitasnya. Penelitian ini menyarankan agar Pondok Pesantren Al-Majid Tarogong Garut mempertimbangkan adaptasi metode Sorogan dengan inovasi pembelajaran yang lebih sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang terkandung dalam metode ini
Copyrights © 2025