Partisipasi orang tua dan masyarakat dalam pendidikan telah berevolusi dari bentuk formal menuju partisipasi bermakna yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran. Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk partisipasi bermakna berdasarkan teori Epstein dan mengusulkan model kemitraan INTEGRASI (Inklusif, Terstruktur, dan Berjejaring) yang menyinergikan tripusat pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan analisis konten terhadap penelitian-penelitian terbaru di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi bermakna melalui learning at home dan collaborating with community terbukti meningkatkan hasil belajar kognitif dan non-kognitif siswa. Implementasi model INTEGRASI pada level mikro, meso, dan makro berhasil mengoptimalkan potensi masing-masing pihak, meskipun tantangan utama masih terkait mindset, koordinasi, dan keberlanjutan program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemitraan sinergis yang terstruktur dan berkelanjutan merupakan kunci peningkatan kualitas pendidikan secara holistik.
Copyrights © 2025