Penelitian ini berangkat dari permasalahan reduksi makna pendidikan modern yang cenderung menekankan aspek kognitif dan keterampilan teknis, sehingga mengabaikan dimensi spiritual dan identitas manusia sebagai imago Dei. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara teologis konsep imago Dei serta mengkaji pendidikan Kristen sebagai proses restorasi citra Allah yang terdistorsi akibat dosa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis literatur teologis dan pendidikan Kristen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Kristen memiliki peran strategis sebagai sarana restoratif yang memulihkan aspek relasional, intelektual, dan moral manusia secara holistik. Proses ini diwujudkan melalui kurikulum integratif, keteladanan guru, serta lingkungan belajar yang mendukung transformasi spiritual. Kesimpulannya, pendidikan Kristen tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi sebagai bagian dari karya penebusan Allah dalam memulihkan manusia sesuai dengan gambar dan rupa-Nya.
Copyrights © 2026