cover
Contact Name
Samuel Lengkong
Contact Email
lengkong.samuel@gmail.com
Phone
+6282188375281
Journal Mail Official
stakib72@gmail.com
Editorial Address
https://stakimanuelbitung.ac.id/e-journal/index.php/JP/-DE
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Parakletos: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
ISSN : 30646383     EISSN : 30646383     DOI : -
Core Subject :
PARAKLETOS : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani merupakan wadah publikasi hasil penelitian di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung dan institusi lain yang ingin berkontribusi dengan bidang kajian Teologi dan Pendidikan Kristiani. PARAKLETOS diterbitkan dan dikelola oleh Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung, dua kali dalam setahun, yakni: April dan Oktober. PARAKLETOS menerima artikel penelitian dosen dari semua STT yang ingin berkontribusi, dengan Focus dan Scope pada bidang: 1. Teologi Biblikal 2. Teologi Sistematika 3. Teologi Praktika 4. Pendidikan Agama Kristen 5. Kepemimpinan Kristen 6. Gereja dan Bangsa Naskah yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer yang ahli di bidangnya melalui proses double blind-review.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Figur Pemimpin Gereja Yang Berhasil Heston Dalton Warouw
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 1 (2024): Kontribusi Teologi, Pendidikan Kristen dan Gereja bagi bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai skandal yang timbul di masing-masing bidang tersebut menunjukkan adanya kekurangan pemimpin, dan kekurangan ini telah mendatangkan korban yaitu menciptakan kurangnya pengikut, dan kurangnya pengikut menghasilkan kurangnya pemimpin masa depan. Ini mengakibatkan banyak gereja mengeluh bahwa mereka makin menghadapi kesulitan menemukan figur yang mau memimpin sebagai pelayan. Dan justru terjadinya kekurangan pemimpin mengakibatkan timbulnya berbagai penyimpangan yang bukan hanya merugikan tetapi justru merusak. Tujuan dalam Penelitian ini adalah untuk menemukan fakta yang akurat mengenai figur pemimpin gereja, sehingga dapat menegaskan betapa sangat penting dan efektif figur pemimpin gereja. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data-data kepustakaan sebagai teori untuk dikaji dan ditelaah dalam memperoleh hipotesa atau konsepsi untuk mendapatkan hasil yang objektif. Hasil Penelitian ini di dapatkan bahwa figur pemimpin gereja yang berhasil di akhir zaman adalah figur pemimpin gereja yang memiliki iman, memiliki intelektual yang mampu bersaing atau pendidikan yang memadai dan diurapi Roh Kudus serta selalu siap melayani sebagai pelayan.
MENJAGA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI LINGKUNGAN TNI AL KOTA BITUNG Marhaendra Alex Mewengkang
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 1 (2024): Kontribusi Teologi, Pendidikan Kristen dan Gereja bagi bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di awali dengan pemikiran bahwa dalam kaitan dengan upaya menciptakan kondisi rukun di dalam masyarakat, peran Pemimpin sangatlah di harapkan untuk menciptakan hubungan yang harmonis khususnya antar umat beragama. Masyarakat yang tinggal di Lingkungan TNI-AL Kota Bitung secara keseluruhan merupakan masyarakat yang taat kepada agama yang mereka anut dan ini merupakan cerminan bagi masyarakat lain. Dalam kaitan dengan menciptakan kerukunan antar umat beragama di Lingkungan TNI-AL Kota Bitung, setiap pemimpin agama di harapkan mampu tampil untuk mengelola setiap konflik yang sering muncul, namun dalam kenyataan hal tersebut belum maksimal. Oleh sebab itu yang sering menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: Bagaimana menciptakan Kerukunan Antar Umat Beragama, bagaimana Situasi Kerukunan Antar Umat Beragama di Lingkungan TNI-AL Kota Bitung. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu suatu penelitian yang berdasarkan atas tujuannya dalam menggambarkan dan menafsirkan data yang di jumpai di lapangan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menciptakan suasana kerukunan antar umat beragama di lingkungan TNI-AL Kota Bitung dibutuhkan peranan dari tokoh-tokoh agama dan masayarakat, bahkan masyarakat di Lingkungan TNI AL.
Moderasi Beragama Sebagai Tameng Terhadap Penerapan Politik Identitas di Tengah PEMILU 2024 Alexander Stevanus
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 1 (2024): Kontribusi Teologi, Pendidikan Kristen dan Gereja bagi bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 menjadi suatu pesta demokrasi yang besar dikarenakan pada Pemilu 2024 yang tepatnya akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 ini akan menjadi pesta demokrasi bagi seluruh rakyat Indonesia dimana sebagai bangsa yang menganut asas demokrasi, pada Pemilu rakyat diberi kebebasan untuk memilih pemimpin negara dan perwakilan rakyat atau anggota legislatif. Dalam upaya melaksanakan pemilu yang jujur dan adil tentu banyak tantangan terutama dari kalangan pasangan calon presiden maupun calon anggota legislative maupun tim pemenang atau kampanye. Berbagai usaha termasuk di dalamnya menerapkan politik identitas yang berbau agama untuk mencapai kemenangan dan meraih kursi kekuasaan. Dalam upaya menangkal upaya politik identitas, penerapan moderasi agama dapat menjadi perisai terhadap upaya politik identitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana peran moderasi beragama dapat menjadi perisai terhadap upaya politisasi identitas di tengah Pemilu 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan analisis pentingnya moderasi beragama dalam menangkal politik identitas. Hasil penelitian ini adalah bahwa moderasi agama adalah perisai terhadap upaya pilitik identitas di tengah Pemilu 2024.
Pemuridan dan Pertumbuhan Gereja Sebagai Misi Melky Alfian Mandagi; Samuel Lengkong
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 1 (2024): Kontribusi Teologi, Pendidikan Kristen dan Gereja bagi bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jemaat/gereja merupakan perintah Allah. Persoalan-persoalan gereja yang terjadi adalah kurangnya bahkan tidak adanya pelaksanaan pemuridan di gereja lokal. Tujuan dalam Penelitian ini adalah untuk menemukan fakta yang akurat mengenai pelayanan pemuridan bagi pertumbuhan gereja, sehingga dapat menegaskan betapa sangat penting dan efektif pelayanan pemuridan bagi pertumbuhan gereja. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data-data kepustakaan sebagai teori untuk dikaji dan ditelaah dalam memperoleh hipotesa atau konsepsi untuk mendapatkan hasil yang objektif. Hasil Penelitian ini di dapatkan bahwa pemuridan dan pertumbuhan gereja merupakan bagian dalam Misi gereja.
INOVASI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN GAYA BELAJAR SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS MELVIN SUBAY; Pingkan M.F. Tarore
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 1 (2024): Kontribusi Teologi, Pendidikan Kristen dan Gereja bagi bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Christian Religious Education has a strategic role in shaping the character and morals of students, including students with special needs. The learning styles of students with special needs vary widely, so they require an inclusive and adaptive approach to ensure an optimal understanding of religious teaching materials. This article discusses various innovations in Christian Religious Education learning methods specifically designed to support the learning styles of students with special needs, including the use of technology, visual media, multisensory methods, and project-based learning. With the application of this method, it is hoped that students with special needs can understand the values of religious teachings in depth and be able to apply them in daily life. Abstrak: Pendidikan Agama Kristen memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral siswa, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Gaya belajar siswa berkebutuhan khusus sangat bervariasi, sehingga membutuhkan pendekatan yang inklusif dan adaptif untuk memastikan pemahaman yang optimal terhadap materi ajaran agama. Artikel ini membahas berbagai inovasi dalam metode pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang dirancang khusus untuk mendukung gaya belajar siswa berkebutuhan khusus, termasuk penggunaan teknologi, media visual, metode multisensori, dan pembelajaran berbasis proyek. Dengan penerapan metode tersebut, diharapkan siswa berkebutuhan khusus dapat memahami nilai-nilai ajaran agama secara mendalam dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
KONSTRUKSI SOSIO-RELIGIUS ONO NIHA: ANALISIS PENGGUNAAN SURA NI’AMONI’Ö SEBAGAI SIMBOL DAN SUMBER KEKUATAN Mey Daman Lawolo
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 2 (2025): Teologi Menjadi Cahaya Gereja dan Bangsa yang majemuk dengan budaya dan falsafah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama Kristen mengklaim Alkitab sebagai dasar eksistensinya di dalam dunia ini. Kumpulan buku yang terdiri dari 66 kitab ini menjadi patokan dan panduan yang utuh bagi orang Kristiani dan telah memberikan pengaruh yang besar dalam bidang kebudayaan, kesenian, politik, pendidikan dan bidang-bidang lainnya. Meskipun demikian, di kalangan Ono Niha Sura Ni’amoni’ö merupakan buku yang kudus (ni’amoni’ö) dan antik sehingga tidak boleh dibaca oleh sembarangan orang, apalagi anak-anak. Selain itu, terdapat pengkultusan Kitab Suci yang bergeser dari dasar iman Kristiani yang sesungguhnya, seperti menjadikan Kitab Suci sebagai standar sumpah yang cukup tinggi. Dengan melakukan penelitian yang berdasarkan metode kualitatif deskripsi, maka disuguhkan implikasi teologis yang dapat merekonstruksi pemahaman Ono Niha tentang Sura Ni’amoni’ö. Oleh karena itu, sangat dihimbau orang tua dalam keluarga, guru di sekolah maupun para pelayan di gereja untuk membiasakan anak-anak, peserta didik ataupun warga gereja membaca dan bahkan menyelidiki Sura Ni’amoni’ö sejak dini, sebab manfaatnya sangat signifikan bagi kehidupan orang percaya.
PENDIDIKAN MULTI KULTURAL BERBASIS KRISTIANI PADA SEKOLAH DAN MASYARAKAT DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Arke Rokot; Ismail Rahayu Rahayu
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 2 (2025): Teologi Menjadi Cahaya Gereja dan Bangsa yang majemuk dengan budaya dan falsafah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan multikultural yaitu pendidikan tentang keragaman budaya dalam merespons perubahan demografis dan kultural lingkungan masyarakat tertentu atau bahkan dunia secara keseluruhan. Diskursus tentang pendidikan multikultural ini dimaksudkan untuk merespon fenomena konflik etnis, social, budaya yang kerap muncul ditengah-tengah masyarakat yang berwajah multikultural. Pendekatan penelitian kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dengan menggunakan buku-buku sebagai referensi teoritis. Sifat dari penelitian ini adalah deskriptik-analitik dengan memaparkan data-data masalah atau suatu hal dengan interpretasi dan analisis yang tepat. Data pada penelitian ini, yaitu buku-buku sumber tentang konsep pendidikan multikultural, jurnal ilmiah, berita online dan informasi kegiatan sosial kemasyarakatan. Implikasi teoritis maupun praksis ada dalam konsep moderasi beragama, pendekatan teologis konstruktif, kebudayaan kearifan lokal masyarakat, simbol kerukunan hidup beragama dan penerapan kurikulum mandiri pendidikan inklusif di institusi sekolah. Kesimpulan dari kajian penelitian ini, yaitu; Variasi penafsiran kitab suci yang lebih konstruktif, Pemahaman tentang pendidikan multikultural, Keragaman kepercayaan dalam kemajemukan masyarakat, Pentingnya moderasi bergama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta mengembangkan kurikulum inklusif disekolah-sekolah untuk mewujudkan keadilan dan persamaan dalam ketaraan pendidikan tanpa perbedaan diskriminasi, ras, gender, cacat fisik/mental, agama, sosial, ekonomi, politik dan budaya.
ANALISA KOHERENSI IMPLIKASI “MANUSIA DIBENARKAN KARENA IMAN” Samuel Lengkong
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 2 (2025): Teologi Menjadi Cahaya Gereja dan Bangsa yang majemuk dengan budaya dan falsafah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman yang salah tentang konsep ini, akan menyebabkan pemikiran yang salah pula tentang konsep keselamatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisa untuk membuat sistematis dan menemukan koherensi dari konsep “manusia dibenarkan karena iman.” Dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa eksplorasi literal untuk menelusuri baik secara leksikal, etimologis, filosofis, dan teologis yaitu istilah “dibenarkan karena iman.” Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manusia dibenarkan karena iman merupakan proses penyelesaian secara hukum dan progresifitas karya Allah melalui Yesus Kristus dalam kehidupan manusia sehingga menjadikan orang percaya memiliki kemampuan untuk hidup benar dihadapan Allah, baik pada dinyatakan benar maupun pada waktu kedatangan Yesus Kristus kembali. Kesimpulan penelitian ini bahwa seluruh aspek dari istilah “manusia dibenarkan karena iman” memiliki keutuhan dan koherensi yang sangat signifikan.
PELAYANAN PASTORAL BAGI LANSIA: UPAYA MENGAKTUALISASIKAN IMAN LANSIA Mega Sinta Wulus
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 2 (2025): Teologi Menjadi Cahaya Gereja dan Bangsa yang majemuk dengan budaya dan falsafah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai perubahan yang dialami bagi seorang lanjut usia akan menimbulkan persoalan tersendiri yang dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun psikologisnya, bahkan kerohaniannya. Persoalan yang lain bagi orang lanjut usia adalah menghadapi kesepian atau kesendirian menjadi hal yang ditakuti dan membuat tertekan. Metode penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi pustaka. Tujuan penelitian ini adalah menemukan pelayanan yang efektif bagi kalangan lanjut usia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan kepada orang-orang yang sudah lanjut usia merupakan pelayanan yang tidak boleh diabaikan dan gereja harus memperhatikan kehidupan rohani dan iman para lansia.
PENERAPAN ETIKA KRISTEN DALAM PEMELIHARAAN LINGKUNGAN HIDUP Firman; Mustakim
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 2 (2025): Teologi Menjadi Cahaya Gereja dan Bangsa yang majemuk dengan budaya dan falsafah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ethics becomes a benchmark and standard of values for regulating human moral life. Ethics also applies to environmental aspects. There are moral rules that apply to the environment. Christian ethics, in particular, presupposes moral action on God's revelation in the Bible. However, Christian ethics also needs to be applied to answer current environmental problems. The purpose of this study was written to explain the understanding of Christian ethics and environmental maintenance and explain the application of Christian ethics in environmental maintenance. The method used is a qualitative research method with a descriptive approach. The result of this study is that Christian ethics emphasizes that Christians care for the environment not because of the environmental crisis that occurs and not because of the rules made by humans, but to glorify God. There are at least three applications of Christian ethics in the maintenance of the environment, namely building an attitude of service, building an attitude of solidarity, and building an attitude of peace.

Page 1 of 3 | Total Record : 23