Pelayanan rohani di lembaga pemasyarakatan memiliki peranan penting dalam proses pemulihan spiritual, moral, dan sosial warga binaan. Kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan sering kali menimbulkan tekanan psikologis, rasa bersalah, kehilangan harapan, serta keterasingan dari keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, pelayanan rohani menjadi salah satu pendekatan penting dalam membangun kembali nilai-nilai kehidupan yang benar, memperkuat iman, serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan mengkaji berbagai buku, jurnal, artikel ilmiah, dan sumber teologis yang berkaitan dengan pelayanan pastoral, pembinaan rohani, dan pemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan rohani melalui ibadah, konseling pastoral, pemuridan, pengajaran Alkitab, serta pendampingan spiritual mampu memberikan perubahan positif bagi warga binaan. Pelayanan tersebut membantu warga binaan mengalami pertobatan, pemulihan identitas diri, pengharapan baru, dan kesiapan untuk hidup secara bertanggung jawab setelah bebas. Dengan demikian, pelayanan rohani memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendukung tujuan pemasyarakatan, yaitu membina dan memulihkan warga binaan agar dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang baik.
Copyrights © 2026