Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Vol. 1 No. 2 (2023): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)

Ciherang Stunting Corner: A step to reduce the prevalence of stunting

Rio Mahesa Putra (Universitas Pendidikan Indonesia)
Fitriani Halimatus Sadiyyah (Universitas Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2023

Abstract

Stunting is a serious global public health challenge and a major concern in Indonesia. Stunting refers to impaired child growth, primarily caused by nutritional deficiencies during early development. Data from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia indicates that the prevalence of stunting in children in 2023 reached 21,6 percent, highlighting malnutrition in children as an urgent issue. Various approaches have been undertaken to address this problem, including the Ciherang Stunting Corner, which is the focus in the Ciherang Village, West Java. The method used in this study is quantitative, with a survey approach and data collection. This program emphasizes a community-based and holistic approach to stunting prevention. By involving the community in planning and implementing nutritional interventions, the program can provide solutions tailored to local needs while addressing sanitation and environmental aspects. Initial results show increased community awareness of nutrition and participation in child growth monitoring. Furthermore, the Community Service Learning (KKN) approach has helped to raise awareness about nutrition issues and gather crucial data to support stunting prevention efforts. Integrating the Ciherang Stunting Corner model with a significant reduction in stunting rates is a strategic step in addressing this issue in Indonesia, offering hope for a brighter future for the nation's next generation.   Abstrak Masalah stunting merupakan tantangan serius dalam bidang kesehatan global dan juga menjadi perhatian utama di Indonesia. Stunting  merujuk pada kondisi pertumbuhan anak yang terhambat akibat kekurangan gizi pada masa perkembangan awal mereka. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa prevalensi stunting pada anak di tahun 2023 sebesar dua puluh satu koma enam persen, mengindikasikan bahwa masalah gizi buruk pada anak-anak masih menjadi masalah yang mendesak. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa pendekatan telah diambil, salah satunya adalah Ciherang Stunting Corner, yang menjadi fokus di Desa Ciherang, Jawa Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei dan pengumpulan data. Program ini menonjolkan pendekatan berbasis komunitas dan holistik dalam upaya pencegahan stunting. Dengan melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan intervensi gizi, program ini mampu memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan juga memperhatikan aspek-aspek sanitasi dan lingkungan. Hasil awal menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat tentang gizi dan partisipasi dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Selain itu, pendekatan KKN telah membantu mensosialisasikan isu gizi dan mengumpulkan data penting untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Pengintegrasian model Ciherang Stunting Corner dengan penurunan angka stunting yang signifikan merupakan langkah strategis dalam mengatasi masalah ini di Indonesia, memberikan harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa ini. Kata Kunci: KKN; Pojok Stunting; Stunting 

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

dedicated

Publisher

Subject

Description

Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) is an open-access and peer-reviewed journal published by Faculty of Educational Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia, in collaboration with Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN). This journal aims to disseminate ...