Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Vol. 2 No. 1 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)

Posyandu cadres prevent stunting by providing MPASI in Cibarengkok Village

M. Ridwan (Universitas Pendidikan Indonesia)
Salsabila Nur Afifah (Universitas Pendidikan Indonesia)
Sagitarius Sagitarius (Universitas Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2024

Abstract

This strengthening activity aims to evaluate the implementation of five minimum service program packages at Posyandu, with a focus on pada perbaikan gizi (PMT), buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), keluarga berencana (KB), immunization, and preventing diarrhea (P2-Diarrhea). in preventing stunting in Cibarengkok Village. The activity results show that not all Posyandu can implement the five minimum service program packages. Improving nutrition through Pemberian Makanan Tambahan (PMT) for recovery and counseling is expected to improve children under five's health and nutritional status. Outreach to Posyandu cadres is a strategic step in reaching the local community. The KIA book is considered an important tool for monitoring pregnant women's and toddlers' health, with outreach efforts involving pregnant women, mothers of toddlers, hospitals, independent practicing midwives, and Posyandu cadres. The Keluarga Berencana (KB) program limits births to create a prosperous family, while immunization is emphasized as preventing infectious diseases through cadre support. In conclusion, efforts to prevent stunting in Cibarengkok Village require close collaboration between the government, health workers, Posyandu cadres, and the community.   Abstrak Kegiatan penguatan ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi lima paket program pelayanan minimal di Posyandu, dengan fokus pada perbaikan gizi (PMT), buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), keluarga berencana (KB), imunisasi, dan penanggulangan penyakit diare (P2-Diare) dalam mencegah stunting di Desa Cibarengkok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tidak semua Posyandu dapat melaksanakan kelima paket program pelayanan minimal tersebut. Perbaikan gizi, melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan dan penyuluhan, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan status gizi balita. Sosialisasi kepada kader Posyandu menjadi langkah strategis dalam menjangkau masyarakat setempat. Buku KIA dianggap sebagai alat penting untuk memantau kesehatan ibu hamil dan balita, dengan upaya sosialisasi yang melibatkan ibu hamil, ibu balita, rumah sakit, bidan praktik mandiri, dan kader Posyandu. Program Keluarga Berencana (KB) diarahkan untuk membatasi kelahiran guna menciptakan keluarga sejahtera, sementara imunisasi ditekankan sebagai pencegahan penyakit menular melalui dukungan kader. Kesimpulannya, upaya pencegahan stunting di Desa Cibarengkok memerlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat.  Kata Kunci: Stunting; MPASI; program layanan Posyandu

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

dedicated

Publisher

Subject

Description

Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) is an open-access and peer-reviewed journal published by Faculty of Educational Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia, in collaboration with Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN). This journal aims to disseminate ...