Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Bahasa Inggris siswa SMK. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa dari kelas X, XI, dan XII yang dipilih dengan proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis yang diadaptasi dari Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal dan nilai hasil belajar Bahasa Inggris. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi nonparametrik Rank Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ditemukan hubungan yang signifikan untuk kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Bahasa Inggris siswa SMK. Temuan ini mengindikasikan bahwa hasil belajar dalam Bahasa Inggris dapat dipengaruhi oleh faktor lain, seperti penguasaan kosakata, tata bahasa, atau motivasi belajar. Penelitian ini memberikan implikasi bagi guru untuk mempertimbangkan pendekatan pembelajaran yang berdasar pada kemampuan bahasa siswa dan membantu siswa menumbuhkan atau mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya.
Copyrights © 2025