Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir hingga usia enam tahun melalui pemberian rangsangan pendidikan secara terencana dan sistematis guna membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani anak agar memiliki kesiapan optimal dalam memasuki jenjang pendidikan selanjutnya dan kehidupan sosial yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis dan menyintesis temuan-temuan empiris mengenai kualitas, bentuk, dan implikasi keterlibatan orang tua (KO) dalam konteks Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur komprehensif (sintesis) yang mengacu pada model konseptual utama, khususnya Model Enam Bentuk Keterlibatan Epstein. Hasil sintesis menunjukkan bahwa KO yang efektif dan berkualitas memiliki hubungan kausal yang kuat terhadap perkembangan anak di berbagai ranah, meliputi kognitif, bahasa, dan sosial-emosional. Aktivitas kunci yang terbukti signifikan adalah peran orang tua sebagai story teller dalam stimulasi literasi di rumah dan partisipasi dalam mekanisme komunikasi dua arah yang terstruktur dengan satuan PAUD. Namun, analisis juga mengidentifikasi tantangan utama berupa distorsi fokus keterlibatan akibat tekanan tuntutan kesiapan sekolah yang mendorong pengajaran tekstual prematur. Penelitian ini merekomendasikan satuan PAUD untuk mereorientasi program pengasuhan, menekankan pentingnya pembiasaan holistik, dan mengintegrasikan kearifan lokal.
Copyrights © 2026