Dyah Kusbiantari
Univeritas Ivet Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kualitas Keterlibatan Orang Tua di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Sintesis Empiris dan Implikasi Terhadap Perkembangan Holistik Anak Atikah Nur Azizah; Rina Monika; Sholikatun Nikmah; Kartika Rahayu; Dyah Kusbiantari
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.88

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir hingga usia enam tahun melalui pemberian rangsangan pendidikan secara terencana dan sistematis guna membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani anak agar memiliki kesiapan optimal dalam memasuki jenjang pendidikan selanjutnya dan kehidupan sosial yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis dan menyintesis temuan-temuan empiris mengenai kualitas, bentuk, dan implikasi keterlibatan orang tua (KO) dalam konteks Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur komprehensif (sintesis) yang mengacu pada model konseptual utama, khususnya Model Enam Bentuk Keterlibatan Epstein. Hasil sintesis menunjukkan bahwa KO yang efektif dan berkualitas memiliki hubungan kausal yang kuat terhadap perkembangan anak di berbagai ranah, meliputi kognitif, bahasa, dan sosial-emosional. Aktivitas kunci yang terbukti signifikan adalah peran orang tua sebagai story teller dalam stimulasi literasi di rumah dan partisipasi dalam mekanisme komunikasi dua arah yang terstruktur dengan satuan PAUD. Namun, analisis juga mengidentifikasi tantangan utama berupa distorsi fokus keterlibatan akibat tekanan tuntutan kesiapan sekolah yang mendorong pengajaran tekstual prematur. Penelitian ini merekomendasikan satuan PAUD untuk mereorientasi program pengasuhan, menekankan pentingnya pembiasaan holistik, dan mengintegrasikan kearifan lokal.
Analisis Perilaku Ketergantungan Anak Usia Dini dalam Perspektif Kemandirian Belajar di Lingkungan Keluarga Fatika Putri Wibowo; Esa Muzarotun Nafisa; Faiza Fajriani; Zaqia Zudhelia Ramadhani; Dyah Kusbiantari
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.90

Abstract

Perilaku ketergantungan pada anak usia dini merupakan fenomena perkembangan yang sering muncul dalam lingkungan keluarga dan berpotensi menghambat perkembangan kemandirian anak. Ketergantungan yang berlebihan dapat berdampak pada rendahnya kepercayaan diri serta kesiapan anak dalam menghadapi tuntutan lingkungan sosial dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku ketergantungan pada anak usia dini di lingkungan keluarga berdasarkan kajian teori dan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian berbasis dokumen. Data diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku referensi, serta dokumen ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku ketergantungan anak usia dini dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, khususnya pola asuh overprotektif, kurangnya pembiasaan kemandirian, serta peran keluarga yang terlalu dominan. Perilaku ketergantungan berdampak pada terhambatnya perkembangan kemandirian, sosial, dan emosional anak. Oleh karena itu, diperlukan peran keluarga yang tepat dalam memberikan stimulasi kemandirian sesuai dengan tahap perkembangan anak.