Staphylococcus aureus adalah bakteri patogen yang ditemukan pada saluran pernapasan, pencernaan, dan urogenital. Bakteri ini juga dapat menyebabkan keracunan makanan. Kulit buah jeruk mengandung metabolit sekunder penting dan minyak atsiri, meskipun biasanya dibuang sebagai limbah agroindustri. Salah satu manfaat kulit jeruk adalah aktivitas antibakterinya. Banyak penelitian telah dilakukan mengenai aktivitas antibakteri kulit jeruk, termasuk terhadap S. aureus. Oleh karena itu, tujuan artikel review ini adalah untuk mengkaji aktivitas antibakteri kulit jeruk terhadap S. aureus. Artikel review ini mengumpulkan sejumlah studi ilmiah yang menunjukkan bahwa kulit jeruk memiliki potensi antibakteri yang menjanjikan terhadap S. aureus. Berbagai spesies jeruk, baik dalam bentuk ekstrak, fraksi, maupun minyak atsiri, mampu menghambat pertumbuhan S. aureus. Limonen merupakan salah satu komponen dalam minyak atsiri kulit jeruk yang berkontribusi terhadap aktivitas antibakterinya. Minyak atsiri kulit jeruk memiliki kemampuan membunuh sel S. aureus dengan cara menembus membran bakteri dan bekerja pada membran sel, sehingga menunjukkan potensinya sebagai agen antibakteri alami yang representatif.
Copyrights © 2026