Jurnal Ners
Vol. 10 No. 3 (2026)

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang ASI Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Umbu Kecamatan Gido

Mirawati Gea (Universitas Prima Indonesia)
Tiarnida Nababan (Universitas Prima Indonesia)
Tiana Ginting (Universitas Prima Indonesia)
Pancawini Kusmiran Telaumbanua (Universitas Prima Indonesia)
Nani Indra Murni Zebua (Universitas Prima Indonesia)
Mardiyana Ziliwu (Universitas Prima Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Latar belakang: Masalah gizi yang disoroti saat ini adalah stunting, yaitu kondisi ketika panjang atau tinggi badan anak berada di bawah standar pertumbuhan. Faktor-faktor yang paling berperan meliputi ketidakcukupan asupan gizi, infeksi, kemiskinan, sanitasi lingkungan yang buruk, keterbatasan ketersediaan pangan, pola asuh yang kurang tepat, serta layanan kesehatan yang belum optimal. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan ibu terkait ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional. Populasi berjumlah 29 balita berusia 6–23 bulan di Desa Umbu Kecamatan Gido dan seluruhnya dijadikan sampel (total sampling). Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan microtoise untuk pengukuran antropometri. Analisis statistik menggunakan chi-square test. Hasil: Mayoritas ibu yang tidak berhasil memberikan ASI eksklusif (16 orang) memiliki anak yang tidak mengalami stunting. Sementara dari 17 orang (58,6%) ibu berpengetahuan baik, terdapat 3 orang memiliki balita stunting. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p = 0,433; OR = 0,536) dengan kejadian stunting, namun terdapat hubungan bermakna antara keberhasilan ASI eksklusif (p = 0,006; OR = ∞) dengan kejadian stunting. Kesimpulan: Pengetahuan ibu yang baik belum tentu diimplementasikan dalam praktik pencegahan stunting dari sisi pemenuhan kebutuhan nutrisi anak. Sebaliknya, pemberian ASI eksklusif terbukti dapat mencegah kejadian stunting pada balita. Saran: Tenaga kesehatan perlu melakukan pemantauan rutin terhadap status gizi balita dan memberikan intervensi dini apabila ditemukan risiko gangguan gizi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ners

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer ...