Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme molekuler senyawa aktif Pegagan (Centella asiatica) terhadap isoform enzim Nitric Oxide Synthase (NOS) yaitu endothelial, inducible, dan neuronal, secara in silico untuk mendukung manajemen perawatan luka berbasis bukti. Menggunakan simulasi molecular docking pada target eNOS (PDB code: 4d1o), iNOS (PDB code: 4nos) dan nNOS (PDB code: 4d1n), hasil studi menunjukkan bahwa dari 58 senyawa bioaktif dalam Pegangan yang diteliti, menunjukkan bahwa Isothankunic acid memiliki afinitas ikatan paling kuat dan stabil dengan nilai ΔG mencapai -19,2 kkal/mol (nNOS), -19,9 kkal/mol (eNOS), dan -21,0 kkal/mol (iNOS). Selain itu, senyawa seperti Castilliferol (-11,7 kkal/mol) dan Asiaticoside (-11,3 kkal/mol) menunjukkan interaksi signifikan pada iNOS yang berperan dalam modulasi inflamasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa senyawa aktif Pegagan, khususnya Isothankunic acid, berpotensi besar dalam meregulasi produksi Nitrat Oksida untuk meningkatkan vaskularisasi dan mempercepat fase proliferasi luka. Implikasi hasil penelitian adalah memberikan dasar ilmiah yang kuat dalam mengintegrasikan ekstrak Pegagan sebagai terapi komplementer topikal yang efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka kronis.
Copyrights © 2026