Desa Mulyoagung memiliki potensi jerami padi yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai pakan fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku petani dalam pemanfaatan jerami padi sebagai pakan fermentasi, merancang penyuluhan yang efektif, serta menganalisis efektivitas penyuluhan. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan 33 responden petani sapi potong. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan skor dan persentase. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan petani dari 54 persen menjadi 95 persen, keterampilan mencapai 85 persen, dan sikap positif sebesar 52 persen. Efektivitas penyuluhan secara keseluruhan tergolong cukup efektif (59 persen). Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan mampu mengubah perilaku petani, namun perlu peningkatan dalam metode dan media penyuluhan.
Copyrights © 2025