Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mencanangkan gerakan nasional tentang pendidikan karakter yang diterapkan pada sistem pendidikan nasional. Pencanangan tersebut sebagai tanggapan terhadap berbagai permasalahan bangsa terutama yang memunculkan perilaku yang menabrak etika, moral dan hukum sehingga nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban perlahan-lahan luntur dari budaya dan kultur bangsa Indonesia. Sektor pendidikan menjadi pilar untuk memulai pengembangan dan penegakan dari karakter bangsa. Makalah ini mengkaji penyelenggaraan pendidikan karakter dalam proses pendidikan dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama, adat istiadat serta aturan yang bersifat tertulis maupun tidak tertulis. Lebih lanjut diuraikan arah, tahapan dan prioritas penyelenggaraan pendidikan karakter yang diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang ada, bukan sebagai suatu mata pelajaran sendiri. Tingkat keberhasilan penyelenggaraan pendidikan karakter ini akan sangat tergantung dari kolaborasi antara berbagai unsur yang terkait yaitu pendidikan di sekolah, keluarga dan masyarakat.
Copyrights © 2011