Kebutuhan yang kelompok tani hadapi selama ini bukan permasalahan yang tidak ada pemecahan, sebab informasi peluang untuk menanggulanginya sering mereka dapatkan. Permasalahan pemenuhan kebutuhan yang sesungguhnya adalah keterbatasan kemampuan pengetahuan dan keterampilan yang kelompok tani miliki, sehingga mereka membutuhkan suatu proses pendampingan dalam diri para petani untuk melakukan suatu perubahan dalam penanaman yang biasa sudah turun temurun dengan penanaman yang lebih inovatif yaitu penanaman organik dalam upaya menghilangkan kesenjangan (gap) antara kemampuan yang dimilikinya dengan kemampuan yang diharapkan. Kesenjangan tersebut mungkin disebabkan oleh terbatasnya sumber daya, tenaga, dana, alam dan terbatasnya fungsi-fungsi komponen sistem pendidikan serta terbatasnya waktu. Cara yang 'benar' ini disebut sebuah standar — dan salah satu fungsi utama dari pendampingan ini adalah membuat para petani bisa melakukan pekerjaannya sesuai standar.
Copyrights © 2015