Jurnal Abmas
Vol. 16 No. 1 (2016): Jurnal Abmas

Pengembangan desa binaan melalui pendekatan ekologi budaya pada tradisi ruwatan lembur dan pengembangan ekosentrisme pada Posdaya "Alifa" di Desa Cikidang Lembang

Elly Malihah (Universitas Pendidikan Indonesia)
Siti Komariah (Universitas Pendidikan Indonesia)
Siti Nurbayani (Universitas Pendidikan Indonesia)
Wilodati Wilodati (Universitas Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Oct 2016

Abstract

Kearifan Lokal Ruwatan Lembur Kampung Cikareumbi Desa Sadang. Ruwatan lembur merupakan suatu tradisi ritual masyarakat RW 03 Kampung Cikareumbi untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa atas berlimpahnya sumber air untuk kehidupan masyarakat. Pada tradisi ruwatan lembur sumber air sebagai kearifan lokal masyarakat yang menjadi objek yang disyukurinya. Tradisi ruwatan lembur terdiri dari serangkaian acara yaitu ngaruwat, ngarawat, ngalengitkeun raruwet, di mana setiap acara memiliki makna tersendiri. Acara ruwatan lembur itu sendiri terdiri dari ngarawat, panumbalan dan perang tomat. Dari setiap rangkaian acaranya pun menjunjung tinggi makna Sapitong (Sauyunan, Sapikiran, dan Gotong Royong) menjadi landasan masyarakat Cikareumbi dalam mengadakan acara ruwatan lembur. Dalam acara ruwatan lembur pun setiap lapisan masyarakat turut berpartisipasi sehingga peran untuk mengupayakan pewarisan ruwatan lembur pun dapat terlaksana secara tidak langsung.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

abmas

Publisher

Subject

Description

Jurnal Abmas is a peer‑reviewed community‑service journal published by the Directorate of Research and Community Service (DPPM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). The journal disseminates results of Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) that address pressing socio‑economic, environmental, ...