Penelitian ini lahir atas dorongan dari fakta-fakta yang berkembang bahwa banyak generasi muda Muslim yang tidak mencerminkan akhlak seorang Muslim sebagaimana mestinya. Juga ditambah dengan masih sangat banyak Muslim yang tidak menerapkan hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan anak yang termaktub dalam Al-Qur'an. Padahal Al-Qur'an merupakan buku petunjuk yang jika diamalkan dengan baik dan benar maka seseorang tidak akan tersesat. Maka hadirnya penelitian ini adalah guna memberikan informasi bahwa sejak 14 abad silam Allah Swt. melalui Al-Qur'an telah memberikan konsep pendidikan ideal melalui kisah Luqman yang memberi nasihat kepada anaknya yang bernama Tsaron. Terlebih lagi penelitian ini mengambil sudut pandang dari segi analisis nasihat-nasihat Luqman terhadap anaknya di surat Luqman dari segi semantik, sehingga diharapkan diperoleh makna yang jauh lebih mendalam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan model analisis isi. Dalam penelitian ini ditemukan nasihat-nasihat Luqman kepada anaknya yaitu: jangan berbuat musyrik, bersyukur kepada Allah dan orangtua, senantiasa taat kepada orangtua selama bukan dalam kemaksiatan, membersamai mereka dengan baik, mendirikan shalat, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, bersabar dalam setiap kejadian, dan jangan sombong baik dalam perbuatan atau dalam ucapan. Dan semua nasihat-nasihat Luqman tersebut akan sangat besar manfaatnya jika diajarkan kepada anak sejak dini, pada usia emas, usia antara 0-6 tahun.
Copyrights © 2019