Kesehatan wanita pada masa prakonsepsi dapat dinilai melalui status gizi sebagai indikator krusial karena berpengaruh terhadap kondisi kehamilan dan kesehatan bayi yang akan dilahirkan. Pelaksanaan penelitian ini mempunyai tujuan guna mengkaji korelasi antara asupan zat gizi (protein, energi, karbohidrat, lemak, maupun zat besi) serta derajat aktivitas fisik dengan status gizi pada wanita prakonsepsi di wilayah kerja Puskesmas Bontoa, Puskesmas Lau, dan Puskesmas Maros Baru, Kabupaten Maros. Desain cross-sectional serta teknik total sampling diaplikasikan pada penelitian ini, dengan total sampel berjumlah 32 responden. Metode food recall 2×24 jam dilaksanakan selama dua hari berturut-turut guna memperoleh data asupan nutrisi, sementara kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) diterapkan dalam menghimpun data aktivitas fisik. Penelitian ini menerapkan uji korelasi Spearman dalam analisis data. Temuan penelitian memperlihatkan jika korelasi yang signifikan tidak ditemukan antara asupan protein (p = 0,505), energi (p = 0,673), karbohidrat (p = 0,222), lemak (p = 0,523), zat besi (p = 1,000), serta aktivitas fisik (p = 0,332) dengan status gizi. Simpulan dari penelitian ini yaitu status gizi pada wanita prakonsepsi tidak dipengaruhi secara langsung oleh asupan nutrisi dan tingkat aktivitas fisik. Hal ini diduga berkaitan dengan faktor lain, seperti pola makan yang tidak teratur akibat persiapan menjelang pernikahan. Kata kunci: Aktivitas Fisik, Asupan Zat Gizi, Calon Pengantin Wanita, Status Gizi Women’s health during the preconception period can be assessed through nutritional status, which serves as a crucial indicator because it influences pregnancy outcomes and infant health after birth. The study aimed to determine the correlation between nutrient intake (protein, energy, carbohydrates, fat, and iron) and physical activity levels with the nutritional status of preconception women in the working areas of the Bontoa, Lau, and Maros Baru Community Health Centers in Maros Regency. This study employed a cross-sectional design with a total sampling technique involving 32 respondents. Nutrient intake data were collected using a 2x24-hour food recall conducted over two consecutive days, while the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data were analyzed using Spearman’s Correlation test. The results showed no significant correlation between protein intake (p=0.505), energy intake (p=0.673), carbohydrate intake (p=0.222), fat intake (p=0.523), iron intake (p=1.000), physical activity (p=0.332) and nutritional status. In conclusion, the nutritional status of preconception women was not directly influenced by nutrient intake or physical activity levels. This finding may be associated with other factors, such as irregular eating patterns related to pre-marital preparations. Keywords: Nutrient Intake, Nutritional Status, Physical Activity, Preconception Women
Copyrights © 2026