Keselamatan pasien merupakan aspek fundamental dalam pelayanan kesehatan, di mana insiden jatuh menjadi salah satu kejadian yang paling sering terjadi di fasilitas kesehatan. Kejadian jatuh tidak hanya berpotensi menimbulkan dampak fisik seperti fraktur dan luka, tetapi juga berdampak psikologis, memperpanjang masa rawat, serta meningkatkan beban biaya pelayanan kesehatan. World Health Organization (WHO) menyampaikan bahwa sebagian besar insiden jatuh di rumah sakit sebenarnya dapat dicegah. Keterlibatan keluarga sebagai pendamping utama selama proses perawatan memiliki peran penting dalam upaya pencegahan insiden tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai pencegahan dan pengendalian risiko jatuh pada pasien yang dirawat di ruang rawat inap RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Edukasi diberikan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga, dengan skor pre-test sebesar 70% meningkat menjadi 86% pada post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga keperawatan untuk terus melibatkan keluarga dalam upaya keselamatan pasien, sehingga risiko jatuh dapat diminimalkan secara lebih efektif
Copyrights © 2025