Pelaksanaan program berbagi takjil di wilayah Gunung Anyar, Surabaya, menunjukkan pentingnya aktivitas sosial yang bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat selama bulan Ramadhan. Program ini tidak hanya sebagai sarana distribusi makanan berbuka, tetapi juga sebagai media interaksi sosial yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak program berbagi takjil terhadap peningkatan empati sosial masyarakat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), di mana peneliti terlibat langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan, termasuk koordinasi dengan warga, distribusi takjil, serta interaksi sosial di lapangan. Kegiatan dilaksanakan dengan partisipasi aktif masyarakat setempat, komunitas, dan relawan selama bulan Ramadhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini meningkatkan empati sosial, ditandai dengan tumbuhnya kepedulian terhadap sesama, kepekaan terhadap kondisi sosial sekitar, serta terbentuknya hubungan sosial yang lebih harmonis. Keterlibatan langsung dalam kegiatan berbagi juga memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan sikap tolong-menolong. Program berbagi takjil berperan sebagai sarana pembentukan karakter sosial dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan kemasyarakatan. Dengan demikian, pelaksanaan program ini memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai empati sosial, dan disarankan untuk dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat agar manfaat sosialnya semakin luas dan berkesinambungan
Copyrights © 2026