Transformasi digital melalui aplikasi Mobile JKN bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan BPJS Kesehatan. Namun, penguna di Desa Karangtalun masih menghadapi berbagai kendala teknis dan kompleksitas antarmuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaluasi pengalaman pengguna dan kualitas aplikasi Mobile JKN guna mengidentifikasi elemen yang memerlukan optimalisasi. Metode yang digunakan adalah HEART Framework dengan pendekatan Goals-Signals-Metrics (GSM) untuk mengukur aspek emosional dan perilaku pengguna, dan Mobile Application Rating Scale (MARS) untuk kualitas teknis secara objektif melalui nilai mean. Target keberhasilan pada dimensi HEART Framework ditetapkan sebesar 80% untuk setiap metrik utama. Hasil penelitian menunjukkan seluruh dimensi HEART Framework berhasil melampaui target dengan capaian tertinggi pada dimensi Engagement sebesar 86% dan terendah pada Adoption sebesar 81,4%. Sementara itu, hasil MARS menunjukkan kualitas aplikasi berada pada kategori sangat baik dengan total skor 4,253, di mana dimensi Functionality memperoleh nilai terendah sebesar 3,984. Temuan ini menjadi landasan strategis bagi BPJS Kesehatan dalam meningkatkan adopsi dan kepuasan layanan digital bagi masyarakat dengan tingkat literasi digital yang beragam.
Copyrights © 2026