Permasalahan pelanggaran tata tertib seperti penggunaan makeup berlebihan, penggunaan vape, dan tutur kata yang kurang sopan masih terjadi di SMA Negeri 5 Samarinda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya tertib dan bertutur kata baik melalui pendekatan edukatif dan kreatif. Metode kegiatan berupa sosialisasi interaktif kepada 320 siswa kelas X dan XI, menggunakan media poster edukatif, video animasi, pohon refleksi siswa. Evaluasi dilakukan melalui observasi, dan angket digital. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya berpenampilan sesuai norma pelajar, menjauhi vape, dan berkomunikasi dengan santun. Sebanyak 287 siswa menyatakan puas dan memahami materi sosialisasi. Selain itu, 9 dari 15 guru menyatakan terdapat perubahan positif dalam perilaku siswa. Projek ini berhasil membentuk budaya sekolah yang lebih sehat, tertib, dan berkarakter, meski perlu evaluasi lebih lanjut dalam hal waktu pelaksanaan dan pendalaman refleksi siswa.
Copyrights © 2026