Keluarga memainkan peran penting dalam proses pemulihan pasien stroke setelah keluar dari rumah sakit. Namun, banyak keluarga memiliki pengetahuan, kesiapan, dan kepercayaan diri yang kurang untuk menjalankan peran pengasuhan mereka di rumah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke melalui pendidikan kesehatan berdasarkan Health Belief Model. Metode pelaksanaannya terdiri dari ceramah, diskusi interaktif, praktik pengasuhan, dan evaluasi pre-test dan post-test kepada 30 responden anggota keluarga stroke. Hasil penelitian menemukan bahwa rata-rata peningkatan tingkat pengetahuan lebih dari 40% untuk semua aspek yang diukur, seperti faktor risiko, tanda gejala, manajemen, dan tantangan. Tingkat kehadiran peserta adalah 93%, dan tingkat kepuasan peserta adalah 89,2%. Semua peserta juga menerima media edukasi dan bergabung dengan grup WhatsApp untuk pendampingan lebih lanjut. Kegiatan ini efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesiapan keluarga dan merekomendasikan pendekatan HBM dapat digunakan sebagai dasar intervensi edukatif jangka panjang.
Copyrights © 2025