cover
Contact Name
Sri Wahyuni Bahrum
Contact Email
swbahrun@gmail.com
Phone
+6285255332550
Journal Mail Official
swbahrun@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 293
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari
ISSN : 30252458     EISSN : 30252458     DOI : https://doi.org/10.58294
Core Subject :
JPMGS merupakan wadah publikasi illmiah untuk kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat yaitu pengabdian masyarakat dalam bidang yang berhubungan dengan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
Reproductive Health Counseling on the Level of Knowledge of Young Women as an Effort to Improve Health Degrees Feby Purnamasari; Rachmi Nurul Hidayat Hafid
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 1 (2023): Volume I No. 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi berkualitas dapat dicapai dengan melihat kemampuan seorang remaja menghindari dan mengatasi permasalahan-permasalahan yang cukup kompleks seiring dengan masa transisi usianya. Permasalahan yang sering timbulnya diantaranya masalah seksualitas kehamilan tidak diinginkan (KTD), aborsi, terinfeksi penyakit menular seksual (PMS), serta penyalahgunaan narkotika, psikotropika & zat adiktif lainnya (NAPZA). Upaya peningkatan derajat kesehatan khususnya di Panti Asuhan Ulmul Qur’an DDI Hasanuddin Kabupaten Maros melalui strategi promosi kesehatan kepada kelompok khusus yaitu remaja putri. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian kepda masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dan meningkatkan derajat kesehatan.Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu metode ceramah dan tanya jawab. Selain itu, dilakukan teknik analisis dengan pre-experimental with one group pretest and posttest design untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan remaja putri sebelum dan setelah diberi penyuluhan. Kegiatan ini melibatkan 20 remaja putri dengan teknik purposive sampling. Pelaksanaan kegiatan November 2022 di Panti Asuhan Ulmul Qur’an DDI Hasanuddin Maros. Terdapat perbedaan yang bermakna antara skor sebelum penyuluhan dengankor setelah penyuluhan dengan p value 0.000 < 0.005, makadapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan.
Pengenalan Rambu - Rambu Lalu Lintas Berkendara Pada Anak Usia Sekolah Syamsul Bachri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 1 (2023): Volume I No. 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dalam berlalu lintas sudah pasti menjadi tugas semua pengguna jalan raya. Edukasi yang dilakukan sejak dini diharapkan dapat membekas di ingatan si anak, sehingga keselamatan berlalu lintas diharapkan dapat menjadi kebiasaan ketika kelak sudah dewasa  Kecelakaan lalu lintas terjadi disebabkan oleh beberapa faktor antara lain pengemudi kendaraan, kondisi jalan, cuaca, dan lingkungan. Salah satu faktor yang sangat dominan penyebab terjadinya kecelakaan adalah faktor pengemudi. Pelanggaran terhadap rambu-rambu lalu lintas ini dapat terjadi karena sengaja melanggar, ketidak tahuan terhadap arti aturan yang berlaku ataupun tidak melihat ketentuan yang diberikan atau pura-pura tidak tahu. Edukasi tentang rambu-rambu lalu lintas adalah cara untuk memperkenalkan pada anak-anak arti dari rambu-rambu lalu lintas. Edukasi yang diberikan ini ini disertakan pula dengan games, sehingga menimbulkan ketertarikan pada siswa/i TK Islam Ar-Raafi’. Terlihat para siswa/i tersebut sudah cukup mengenal dan paham arti dari rambu-rambu yang sering ia dijumpai di jalan raya. Pada akhir pengenalan mengenai rambu lalu lintas ini, dilakukan pula sesi tanya jawab kepada para siswa/i terkait apa yang sudah disampaikan dengan pemberian penghargaan berupa hadiah bagi yang menjawab benar. Hasil dan pembahasan dimana dari 42 orang yang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang rambu-rambu lalu lintas yakni sebelum pretest 28 menjawab benar dan 14 orang menjawab salah, sedangkan pada saat posttest menjawab benar 40 orang dan menjawab salah 2 orang. Kesimpulan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman setelah diberikan pengenalan rambu-rambu lalu lintas.
Strategi Dalam Mengantisipasi Perilaku Kekerasan Seksual Pada Remaja : Strategi Dalam Mengantisipasi Perilaku Kekerasan Seksual Pada Remaja Nurnainah Nurnainah; Nurnaeni Nurnaeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 1 (2023): Volume I No. 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dapat diketahui bahwa masih banyak korban kekerasan pada anak, di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat sebanyak 617 anak korban kekerasan. Salah satu kekerasan yang paling sering terjadi pada anak adalah kekerasan seksual. Data KPAI tahun 2019 menemukan bahwa kasus kekerasan seksual pada anak banyak terjadi di lingkungan sekolah dan dunia pendidikan, yaitu mencapai 17 kasus dan 89 anak menjadi korban yang terdiri dari 55 orang naak perempuan dan 34 orang anak laki-laki (Joni & Surjaningrum, 2020). Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak dipicu karena masih rendahnya pemahaman pendidikan seksual yang dianggap sesuatu yang tabu dan tidak layak untuk diberikan kepada anak dibawah umur. Akhir-akhir ini marak terjadi kasus kekerasan dan penyimpangan seksual di daerah Kota Makassar salah satunya. Kali ini seorang anak berjenis kelamin pria, berinisial Adiduga menjadi korban kekerasan seksual, tindak asusila oleh tetangganya berinisial G dan banyak kasus yang lainhya. Penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh (Hidaayah & Faeiqah, 2020) dan (Chitsamatanga & Rembe, 2020) bahwa hampir seluruh sampel anak usia sekolah belum memahami bahwa dirinya adalah korban pelecehan seksual. Berdasarkan fakta masalah kekerasan seksual membutuhkan upaya yang benar dan tepat dalam mengatasinya. Oleh karena itu saya bermaksud untuk melakukan edukasi pada siswa sekolah menengah pertama guna mencegah dan menanggulangi kekerasn seksual. Edukasi pengenalan dan pencegahan kekerasan seksual di kalangan remaja khususnya di SMP IslamAr-Raafi telah berhasil dilaksanakan sesuai dengan rencana. Edukasi ini dilaksanakan dengan pelaksanaan Workshop. Workshop mengenai metode pengenalan organ reproduksi dan pendidikan seks usia remaja pada anak merupakan kegiatan utama yang dilakukan dengan menghadirkan para siswa SMP Islam Ar-Raafi. Workshop dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan para siswa SMP tentang pendidikan seks pada anak. Sebelumnya diberikan pre test melalui kuesioner dan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh narasumber. Setelah penyampaian materi dilanjutkan kembali dengan memberikan post test. Kegiatan ini berlangsung satu hari dari pukul 13.00-16.00. Hasil pre test dan post test menunjukkan bahwa terdapat peningktan rata-rata pengetahuan siswa sebelum dan sesudah workshop diberikan. Kegiatan edukasi kekerasan seksual dan penanggulangannya pada siswa SMP Islam Ar-Raafi dapat diselenggarakan dengan baik, mencapai tujuan dan berjalan dengan lancar. Kegiatan edukasi kekerasan dan penanggulangan seksual Ini mendapat sambutan yang sangat baik oleh pihak sekolah dengan keaktifan peserta mengikuti sosialisasi dengan tidak meninggalkan tempat sebelum waktu sosialisasi berakhir. Kata kunci : Strategi Mengantisipasi, Perilaku Kekerasan Seksual, Remaja.
A pemberian Penyuluhan stunting sebagai sarana untuk meminimalisir tingginya angka stunting di desa Bonto Matene Kab Maros: Penyuluhan stunting Saleha Saleha; Nur Partiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 1 (2023): Volume I No. 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v1i1.107

Abstract

Kejadian balita stunting dapat diputus mata rantainya sejak janin dalam kandungan dengan cara melakukan pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil, Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai pada usia 24 bulan. Stunting menjadi permasalahan karena berhubungan dengan meningkatnya resiko terjadinya kesakitan, kematian, melambatnya proses perkembangan motorik dan menghambat proses pertumbuhan mental penderita. Berdasarkan data yang ada permasalahan stunting di desa Bonto Matene masih tergolong tinggi. Hal tersebut disebabkan karena masyarakat masih kurang mengutamakan makanan yang mengandung nutrisi, kurangnya penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan kurangnya pemahaman tentang stunting. Solusi yang dapat kami tawarkan untuk permasalahan tersebut yakni dengan melaksanakan penyuluhan mengenai stunting dengan beberapa metode yaitu pelaksanaan penyuluhan di dirumah warga melibatkan sebanyak 63 peserta ibu yang memiliki balita. Dengan dilaksanakannya penyuluhan stunting dengan metode yang berbeda ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Bonto Matene mengenai apa itu stunting, penyebab stunting, bahaya stunting untuk jangka panjang serta cara menanggulangi dampak dari stunting sehingga dengan begitu dapat meminimalisir terjadinya stunting pada anak.
EFEKTIFITAS AKUPRESUR DALAM PENINGKATAN KONTRKSI PADA SAAT PERSALINAN DI PRAKTEK BIDAN MANDIRI KABUPATEN GOWA.docx Sri Wahyuni Bahrum; Irma Sri Rejeki; Fadlyatul Fajri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 1 (2023): Volume I No. 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v1i1.109

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran janin oleh ibu yang dimulai dari adanya kontraksi dan memuncak saat pembukaan menjadi lengkap. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Praktek Mandiri Bidan Andi riski Inayah. Metode pelaksanaan dengan cara memberikan kuesioner pengetahuan pada ibu dan pendamping sebelum dilakukan edukasi selanjutnya melakukan pengukuran kedua setelah dilakukan edukasi pada ibu dan pendamping yaitu suami. Selain edukasi, ibu dan pendamping juga diperlihatkan Langkah-langkah melakukan rebozzo untuk persiapan persalinannya. Jumlah ibu yang ikut serta dalam kegiatan ini sebanyak 15 orang. Tekhnik rebozzo dapat dimengerti oleh ibu dan pendamping sebagai tekhnik untuk menurunkan rasa nyeri ibu selama persalinan. Diharapkan Bidan melakukan pembaruan ilmu yang berguna sebagai terapi pada kehamilan dan persalinan.
Penyuluhan Kebidanan Tentang Gizi Seimbang Bagi Ibu Hamil Di Kantor Desa Benteng Gajah Maros Feby Purnamasari; Aisyah Vitariani; Syafruddin Syafruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 3 (2023): September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v1i3.115

Abstract

Masalah gizi yang umum terjadi pada ibu hamil adalah masalah kekurangan gizi, baik kurang gizi makro maupun mikro yang termanisfestasi dalam status kurang energi kronik (KEK) maupun anemia kurang zat gizi besi. Ibu hamil yang menderita KEK mempunyai risiko kematian mendadak pada masa perinatal atau risiko melahirkan bayi dengan berat bayi lahir rendah (BBLR). Melalui kegiatan pengabdian ini, ibu diberikan edukasi ataupun penyuluhan mengenai gizi seimbang bagi ibu hamil. Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat, diantaranya observasi tempat pelaksanaan kegiatan, penawaran proposal, konsultasi dengan pihak setempat, persiapan surat menyurat, alat dan bahan yang diperlukan dan kegiatan berlangsung sesuai jadwal yang sepakati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan di lokasi Kantor Desa Benteng Gajah Kec. Tompobulu Maros. Kegiatan yang dilaksanakan mendapat respon positif dari bidan desa, kader, dan masyarakat, pada saat penyuluhan kebidanan gizi seimbang bagi ibu hamil berlangsung, terjadi interaksi komunikasi yang cukup intensif.
Penyuluhan Gizi Untuk Pengendalian Diabetes Melitus Dan Hipertensi Pada Kelompok Lanjut Usia Ummu Kalsum; Sry Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 2 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v1i3.144

Abstract

Pada umumnya, penyakit yang dialami lansia merupakan penyakit yang tidak menular, bersifat degeneratif, atau disebabkan oleh faktor usia, Salah satu penyakit tidak menular yang banyak dikeluhkan dan diderita lansia adalah Diabetes Melitus dan Hipertensi. pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan sebuah program penanganan penyakit tidak menular utamanya DM dan HT melalui program kegiatan kelompok prolanis di fasilitas kesehatan tingkat pertama, agenda kegiatan berupa senam, edukasi/penyuluhan, pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan dokter, dan pemberian obat. Tujuan Penyuluhan tentang gizi lansia yang berkaitan dengan penyakit DM dan HT melalui program kegiatan kelompok merupakan salah satu upaya untuk memberikan edukasi kepada penderita DM dan HT untuk tetap menjaga dan mengontrol kadar gula darah dan tekanan darahnya melalui makanan yang dikonsumsi. Metode penyuluhan dengan ceramah interaktif, Tanya jawab, dan diskusi dengan powerpoint dan leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan peserta lebih memahami pola makan dan jenis makanan yang sesuai dengan penderita DM dan HT di kalangan lansia.
Penyuluhan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi : Halusinasi dengan Menghardik di Klinik Kesehatan Mental Avicena Makassar Abdullah Abdullah; Susi Susanti; Nur Ambiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 3 (2023): September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v1i3.145

Abstract

Halusinasi adalah gangguan penyerapan atau persepsi panca indera tanpa adanya rangsangan dari luar yang dapat terjadi pada sistem penginderaan dimana terjadi pada saat kesadaran individu itu penuh dan baik. Maksudnya rangsangan tersebut terjadi pada saat klien dapat menerima rangsangan dari luar dan dari dalam diri individu. Dengan kata lain klien berespon terhadap rangsangan yang tidak nyata, yang hanya dirasakan oleh klien dan tidak dapat dibuktikan. Melalui kegiatan pengabdian ini, pasien diberikan edukasi ataupun penyuluhan mengenai   cara mengontrol halusinasi dengan menghardik. Metode pelaksanaan kegiatan terapi aktivitas kelompok (TAK) pada pasien halusinasi diantaranya menyusun pengorganisasian terapi aktivitas kelompok seperti periapan terapis, peran fungsi terapis, seleksi klien, kontrak waktu, observasi tempat pelaksanaan kegiatan serta alat dan bahan yang diperlukan dan kegiatan berlangsung sesuai jadwal yang sepakati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan di klinik Kesehatan mental avicena makassar. Kegiatan yang dilaksanakan mendapat respon positif dari tenaga Kesehatan yang ada seperti perawat, dokter, hingga keluarga pasien. pada saat penyuluhan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi halusinasi berlangsung, terjadi proses interaksi komunikasi yang cukup intensif antara terapis dengan pasien.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pembuatan PMT Rolade Ikan Kembung Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Kembangbilo, Kecamatan Tuban Dian Nafies; Idcha Kusma Ristanti; Ahmad David Royyifi Arifin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 2 No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v2i2.146

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Salah satu faktor penyebab anak mengalami stunting yaitu karena kurangnya asupan protein. Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menggunakan bahan pangan local tinggi protein hewani. Salah satunya yaitu ikan kembung yang cukup banyak tersedia di Kota Tuban. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di TK PKK Puji Rahayu Kebangbilo. Metode pelaksanaan dengan memberikan leaflet terkait stunting dan pembuatan PMT. Sebelum dilakukan edukasi ibu balita diberikan soal pre test dan setelah edukasi juga diberikan post test. Selanjutnya diberikan pelatihan terkait pembuatan PMT berbasis pangan lokal rolade ikan kembung untuk balita. Jumlah ibu yang ikut serta dalam kegiatan ini sebanyak 24 orang. Pelatihan dan edukasi ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah terjadinya stunting pada anak.
Penyuluhan Tentang Cara cuci Tangan Pakai Sabun Di Masa Pandemic Covid 19 Devianti Tandiallo; Jumriani Ibrani; Fitriana Ibrahim; Irmayanti Irmayanti; Hadija Hadija
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 3 (2023): September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v1i3.147

Abstract

Corona virus merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang merupakan bagian dari tipe virus Corona. Virus dapat berpindah ke tubuh kita. Saat ini, banyak inisiatif dari berbagai lembaga, organisasi dan perusahaan telah menyediakan fasilitas Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di tempat-tempat umum dengan berbagai prosedur operasional dan pemeliharaan. Kementerian Kesehatan dengan segera merilis Surat Edaran No. HK.02.02 / I / 385 ke semua Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten untuk secara aktif mencegah penularan COVID-19 melalui gerakan “Masker untuk Semua” dan penyediaan sarana cuci tangan dengan sabun. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian kepda masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara mencuci tangan yang baik sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu metode ceramah dan tanya jawab. Selain itu, dilakukan teknik analisis dengan pre-experimental with one group pretest and posttest design untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan remaja putri sebelum dan setelah diberi penyuluhan. Kegiatan ini melibatkan 30 ibu rumah tangga dengan teknik purposive sampling. Pelaksanaan kegiatan Juli 2021 di Desa Salubua Kecamatan Suli Barat. Terdapat perbedaan yang bermakna antara skor sebelum penyuluhan dengankor setelah penyuluhan dengan p value 0.000 < 0.005, maka dapat disimpulkan bahwa penyuluhan cara cuci tangan pakai sabun meningkatkan pengetahuan responden sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan.