Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia dan sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam mengenali tanda bahaya selama kehamilan serta keterlambatan mendapatkan penanganan medis. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi yang dapat mengancam keselamatan ibu dan janin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil dalam mengenali tanda bahaya kehamilan serta upaya pencegahan komplikasi melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif yang disertai diskusi, tanya jawab, serta pembagian media edukasi berupa leaflet. Kegiatan dilaksanakan di PUSTU Salekoe, Kota Palopo, dengan sasaran 30 ibu hamil. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana sebelum edukasi sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah edukasi mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Peserta mampu mengenali tanda bahaya kehamilan seperti perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, penurunan gerak janin, dan tanda infeksi. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil.
Copyrights © 2026