Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan teknis rekonstruksi jalan pada ruas Bts. Prov. Sumut – Bagan Batu dengan mempertimbangkan kondisi tanah dasar dan beban lalu lintas. Metode yang digunakan meliputi analisis settlement tanah dan perhitungan beban lalu lintas kumulatif menggunakan pendekatan CESA. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada settlement tipe 1, deformasi maksimum sebesar ±1,55 cm masih berada dalam batas aman, sedangkan pada tipe 2 terjadi peningkatan deformasi yang mengindikasikan potensi differential settlement. Selain itu, hasil perhitungan CESA menunjukkan bahwa beban lalu lintas kumulatif tergolong tinggi dengan dominasi kendaraan berat, di mana nilai ESAS meningkat signifikan hingga 69,9×10⁴ pada periode akhir umur rencana. Berdasarkan hasil tersebut, struktur perkerasan yang direkomendasikan adalah perkerasan lentur dengan ketebalan AC-WC 40 mm dan AC-BC 60 mm. Penanganan menggunakan material ringan seperti mortar busa menjadi solusi untuk mengurangi beban pada tanah dasar. Dengan demikian, desain yang dihasilkan diharapkan mampu meningkatkan kinerja perkerasan jalan serta menjamin stabilitas dan umur layanan yang optimal
Copyrights © 2026