Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya transparansi dalam pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) sebagai salah satu upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di tingkat kelurahan. Transparansi diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban program secara terbuka dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transparansi pelaksanaan Probebaya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kota Samarinda serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari lurah, sekretaris kelurahan, ketua RT, ketua LPM, dan masyarakat. Analisis penelitian difokuskan pada dimensi transparansi yaitu informatif, keterbukaan, dan pengungkapan (disclosure). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Probebaya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam telah berjalan cukup transparan melalui penyampaian informasi kepada masyarakat dan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan program. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa kurangnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme program serta keterbatasan penyampaian informasi secara menyeluruh kepada seluruh warga.
Copyrights © 2026