Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam sektor keuangan, khususnya melalui munculnya perusahaan Financial Technology (Fintech) yang menantang model bisnis bank konvensional. Penelitian ini berjudul “Kolaborasi antara Bank Konvensional dan Fintech: Tantangan dan Peluang” bertujuan untuk menganalisis bentuk kolaborasi yang terjadi antara kedua lembaga keuangan tersebut, serta mengidentifikasi hambatan dan potensi sinergi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat inklusi keuangan dan efisiensi layanan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur, analisis dokumen, dan wawancara semi-terstruktur terhadap beberapa praktisi di sektor perbankan dan fintech di Indonesia. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk menemukan pola kolaborasi, faktor pendorong, serta kendala yang dihadapi dalam integrasi sistem dan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara bank konvensional dan fintech cenderung meningkat dalam lima tahun terakhir, terutama dalam bidang digital payment, kredit mikro, dan layanan perbankan digital. Kolaborasi ini memberikan peluang besar bagi bank untuk memperluas jangkauan nasabah melalui teknologi fintech, sementara fintech memperoleh legitimasi dan akses terhadap infrastruktur keuangan formal. Namun, tantangan yang masih dihadapi meliputi perbedaan budaya organisasi, ketimpangan regulasi, dan keamanan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara bank dan fintech dapat menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif, adaptif, dan inovatif, asalkan didukung oleh regulasi yang harmonis dan penguatan tata kelola digital yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024