Penggunaan probiotik dalam budidaya ikan nila merah merupakan strategi yang efektif karena dapat meningkatkan kualitas air, memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus, serta mengurangi patogen di lingkungan, sehingga mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh pemberian probiotik buatan dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Rancangan percobaan yang di gunakan yaitu metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan pemberian probiotik tersebut dengan berbagai dosis memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan benih ikan nila baik pertumbuhan berat mutlak maupun pertambahan panjang mutlak. Pertumbuhan berat mutlak tertinggi pada pemberian probiotik dengan dosis 100 mL (C) 1,65 g, disusul probiotik D (150 mL) 1,56 g, probotik B (50 mL) 1,33 g dan A tanpa probiotik (0 mL) 1,27 g. Sedangkan pertambahan panjang mutlak tertinggi pada probiotik C (100 mL) 2,10 cm, probiotik B (50 mL) 1,61 cm, probiotik D (150 mL) 2,09 cm dan probiotik A (0 mL) 1,36 cm. Tingkat kelangsungan hidup berpengaruh nyata tiap probiotik dengan Tingkat kelangsungan hidup. probiotik A (0 mL) tingkat kelangsungan hidup 100%, Probiotik B (50 mL) 100% dan probiotik C (100 mL) dan D (150 mL) memperoleh hasil sebesar 100%.Kata Kunci: Kelangsungan hidup , nila merah , pertumbuhan, probiotik.
Copyrights © 2026