Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Probiotik Buatan (Yoyic, Ragi dan Gula Merah) Terhadap Pertumbuhan Hidup Benih Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) Icha Nurmayanti Mohamad; Juliana Juliana; Indra G. Ahmad
Juvenil Vol 7, No 2: Mei (2026)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v7i2.34345

Abstract

Penggunaan probiotik dalam budidaya ikan nila merah merupakan strategi yang efektif  karena  dapat  meningkatkan  kualitas  air,  memperbaiki  keseimbangan mikrobiota usus, serta mengurangi patogen di lingkungan, sehingga mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh pemberian probiotik buatan dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Rancangan percobaan yang di gunakan yaitu metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan pemberian probiotik tersebut dengan berbagai dosis memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan benih ikan nila baik pertumbuhan berat mutlak maupun pertambahan panjang mutlak. Pertumbuhan berat mutlak tertinggi pada pemberian probiotik dengan dosis 100 mL (C) 1,65 g, disusul probiotik D (150 mL) 1,56 g, probotik B (50 mL) 1,33 g dan A tanpa probiotik (0 mL) 1,27 g. Sedangkan pertambahan panjang mutlak tertinggi pada probiotik C (100 mL) 2,10 cm,  probiotik B (50 mL) 1,61 cm, probiotik D (150 mL) 2,09 cm dan probiotik A (0 mL) 1,36 cm. Tingkat kelangsungan hidup berpengaruh nyata tiap probiotik dengan Tingkat kelangsungan hidup. probiotik A (0 mL) tingkat kelangsungan hidup 100%, Probiotik B (50 mL) 100% dan probiotik C (100 mL) dan D (150 mL) memperoleh hasil sebesar 100%.Kata Kunci: Kelangsungan hidup , nila merah , pertumbuhan, probiotik.
Proximate Analysis of Papain Enzyme-Supplemented Feed and Its Effects on Protein Efficiency Ratio and Feed Utilization Efficiency in Freshwater Crayfish (Cherax quadricarinatus) Indra G. Ahmad; Arafik Lamadi; Rivaldi Kalapati; Mita Alvionita; Iin Susilawati Lantu
Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jisa.v10i1.14097

Abstract

Papain is a proteolytic enzyme extracted from unripe papaya (Carica papaya) fruit and functions as a catalyst in the hydrolysis of proteins into simpler compounds. In aquaculture production, feed costs account for approximately 60–70% of total production expenses, highlighting the need for high-quality feed with enhanced utilization efficiency. This study aimed to analyze the proximate composition of feed supplemented with papain enzyme and to evaluate its effects on feed utilization efficiency (FUE) and protein efficiency ratio (PER) in freshwater crayfish (Cherax quadricarinatus). The feeding trial was conducted at UKM Kasih Karunia, Bube Village, Suwawa District, Bone Bolango Regency, Gorontalo, Indonesia. The study employed an experimental research design consisting of two treatments and three replications. The results showed that feed supplemented with 3.5% papain enzyme contained 41.10% crude protein, 20.35% moisture content, 2.71% crude fat, 6.35% crude fiber, 36.00% nitrogen-free extract (NFE), and 13.84% ash content. Furthermore, the feed utilization efficiency of the papain-supplemented diet reached 49.47%, which was considerably higher than that of the control diet without papain supplementation, which recorded an FUE value of 16.32%. These findings suggest that the inclusion of 3.5% papain enzyme in feed improves its nutritional quality and significantly enhances feed utilization efficiency in freshwater crayfish (C. quadricarinatus), thereby demonstrating its potential as a feed additive for aquaculture applications.