Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Value Clarification Technique (VCT) berbasis permainan edukatif terhadap peningkatan kedisiplinan siswa kelas V SD Negeri 42 Kota Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 50 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket kedisiplinan siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model VCT berbasis permainan edukatif memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kedisiplinan siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis nilai yang melibatkan aktivitas reflektif dan partisipatif mampu membantu siswa memahami, memilih, dan menerapkan nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Dalam perspektif Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, kedisiplinan merupakan bagian dari karakter warga negara muda yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, model VCT berbasis permainan edukatif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar.
Copyrights © 2025