Articles
Pelatihan Pembuatan Buku Ajar Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Melalui Olahraga Permainan Kecil
Hayudi Hayudi;
Roni Andri Pramita
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.125 KB)
Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan buku ajar strategi pembelajaran Pendidikan jasmani yang sesuai dengan peserta didik, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran pendidikan jasmani, kegiatan ini membahas tentang pengembangan buku ajar strategi pembelajaran penjas melalui olahraga permainan kecil. kegiatan yang dilakukan ini menggunakan metode pengembangan (R&D). Pengembangan buku ajar menggunakan model 4D dari Thiagarajan (1947) yang model pengembangan ini terdiri atas empat tahap pengembangan yaitu define, design, develop, dan dessiminate atau diadaptasi menjadi model 4-P, yaitu Pendefinisian, Perancangan, Pengembangan dan Penyebaran. Kegiatan ini dapat memberikan kontribusi terhadap kualitas belajar mahasiswa dan praktek mengajar yang dilakukan mahasiswa saat turun ke sekolah. Buku ajar tersebut dirancang dan dikembangkan melalui olahraga permainan kecil, buku ajar ini telah melalui tahap validasi dari beberapa ahli yang telah ditentukan dan telah dilakukan uji coba terbatas. Hasil dari kegiatan menunjukkan pengembangan buku ajar strategi pembelajaran Pendidikan jasmani melalui olahraga permianan kecil yang meliputi tahap defenisi dengan hasil dalam bentuk pemetaan pembelajaran dan kebutuhan mahaisswa.
PELATIHAN PEMBUATAN TEMPAT SAMPAH ORGANIK DAN NON ORGANIK PADA MASYARAKAT KAMPUNG TELUK DORE
Roni Andri Pramita;
Zakarias Morin
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.108 KB)
Jumlah sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kampung Teluk Dore Distrik Makbon Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat semakin meningkat, pada tahun 2019 volume sampah yang dihasilkan per orang rata-rata sekitar 0,5 kg/ kapita/hari. Data awal tahun 2020 jumlah volume sampah di Kampung teluk Dore yang dihasilkan per orang meningkat menjadi 0,53 kg/kapita, hal ini dilatarb belakangi meningkatnya kebutuhan keluarga. Selain itu meningkatnya volume sampah juga diakibatkan karena bertambahnya jumlah penduduk yang ada di Kampung Teluk Dore. Jumlah penduduk di Kampung Teluk Dore sebanyak 971 jiwa dengan tingkat konsumsi tertinggi dari dari 14 kampung yang ada di distri Makbon. Volume sampah dengan mengalikan data tersebut dengan jumlah penduduknya di kampung Teluk Dore, diketahui prakiraan potensi sampah yaitu sekitar tiga ton/minggu. Selain semakin besarnya volume sampah, saat ini permasalahan sampah menjadi semakin rumit karena manajemen pengelolaan sampah yang tidak baik. Mulai dari permasalahan tempat penampungan sementara, pengumpulan, pengangkutan sampai pada tempat pembuangan dan pengolahan. Pelaksanaan pembuatan tempat sampah organik dan non organik melibatkan pelajar, orang tua/masyarakat, dan aparatur kampung Teluk Dore dan mengasilkan tujuh belas unit tempat sampah yang dbagikan untuk 4 rukun tetangga yang ada di Kampung Teluk Dore.
Garuda Smart (Gerakan Literasi Menghitung Peserta Didik Sekolah Dasar yang Berdasarkan Solidaritas, Mandiri, Anti Rasisme dan Toleransi) Untuk Papua
Syamsulrizal Syamsulrizal;
Roni Andri Pramita;
Sahidi Sahidi
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hadirnya Sekolah SD Al-Ma’arif 1 Klabinain dengan tujuan untuk menjamin terlaksananya pendidikan sekolah dasar serta meningkatkan mutu pendidikan bagi suku Kokoda Kampung Maibo Distik Aimas Kabupaten Sorong. Walaupun tujuan serta budi luhur yang baik yang dimiliki dari sekolah akan tetapi, sekolah ini memiliki beberapa permahasalahan yang krusial yaitu rendahnya minat belajar peserta didik, Permasalahan ini sudah sangat mengkhawatirkan, karena pendidikan merupakan ujung tombak untuk memperbaiki dan memajukan bangsa dan negara. Pengusul menawarkan program Garuda Smart (Gerakan Literasi Menghitung Peserta didik Sekolah Dasar berasaskan Solidaritas, Mandiri, Anti Rasisme dan Toleransi) untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dalam penerapannya Garuda Smart dibagi menjadi tiga kegiatan, Garuda Smart bagi peserta didik yakni untuk memotivasi dan mendorong peserta didik untuk menempuh dunia pendidikan, Garuda Smart berhitung yaitu menanamkan kemampuan berhitung dasar bagi peserta didik sekolah dasar, Garuda Smart in Heart yakni memberikan pemahaman kepada guru, peserta didik tentang pentingnya pendidikan yang memiliki jiwa Solidaritas, Mandiri, Anti Rasisme dan Toleransi. Ada banyak kendala yang kami hadapi untuk melaksanakan PKMS ini yang di akibatkan oleh pandemic Covid-19 sehingga membuat pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong mengeluarkan kebijakan dengan meliburkan sekolah sejak 20 Maret 2020. Sehingga program yang kami jalankan mengalami perubahan dengan memperhatikan protokoler covid-19. Semua program yang telah kami rencanakan telah terlaksana dan mendapatkan respon yang baik dari pihak mitra dengan harapan program ini dapat dilanjutkan.
MENEKAN ANGKA LAKA LANTAS MELALUI SOSIALISASI TERTIB LALU LINTAS BAGI KELOMPOK RENTA DI PANTI ASUHAN MUHAMMDIYAH KABUPATEN SORONG
Aldilla Yulia Wiellys Sutikno;
Roni Andri Pramita;
Rizal Haidar Fikri
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengabdian ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, menekan angka laka lantas terhadap kelompok rentan di Kabupaten Sorong yang masih tinggi. Kedua, meningkatkan pemahaman kelompok rentan terhadap tertib lalu lintas di Panti Asuhan Muhammadiyah Kabupaten Sorong. Problematika yang menyangkut tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sorong terutama dengan pelaku atau korban adalah kelompok rentan. Serta hal ini juga didukung dengan fasilitas dan sarana rambu lalu lintas yang kurang memadai di kabupaten sorong. Prosedur pengabdian ini terdiri dari 3 tahap yaitu persiapan tim, pelaksanaan pengabdian, dan penyusunan laporan. Model pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan kontekstual dengan dengan subyek pengabdian berupa pengasuh dan anak asuh. Kesimpulan dari hasil pengabdian ini berupa: 1) Kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas dilakukan sebagai upaya menekan angka laka lantas terhadap kelompok rentan di Kabupaten Sorong. Secara keseluruhan permasalahan yang dialami mampu diselesaikan dengan meteri sosialisasi yang diberikan narasumber dan pengabdi. 2) Kurangnya pemahaman dan wawasan fasilitas dan sarana rambu lalu lintas dikarenakan bentuk kegiatan yang serupa masih sangat minim dijumpai serta kurangnya fasilitas dan sarana rambu lalu lintas yang tersedia di kabupaten Sorong. 3) Berdasarkan hasil evaluasi dan pengamatan dari narasumber dan pengabdi terdapat peningkatan pemahaman dan wawasan anak asuh dan pengurus terkait dengan fasilitas dan sarana rambu lalu lintas, termasuk juga telah mampu mempraktekan disipin berbalu litas dalam aktivitas dijalan.
PEMBELAJARAN DARING SELAMA COVID-19 DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH SORONG
Jusmin Jusmin;
Roni Andri Pramita;
Mukhlas Triyono;
Budi Santoso
Biolearning Journal Vol 10 No 1 (2023): Biolearning Journal (Februari 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36232/jurnalbiolearning.v10i1.3698
Tujuan dari artikel ini adalah mendeskripsikan pembelajaran daring yang diberlakukan selama covid 19 di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif yang mendiksripsikan pembelajaran Online di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan selama covid 19 adalah proses pembelajaran online dengan bentuk pembelajaran online selama pandemi covid 19 adalah penggunaan aplikasi aplikasi zoom, google classroom dan whatsapp group. Kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran online adalah a) Aplikasi yang digunakan.Untuk aplikasi whatsaap grup dan google classroom bisa dikatakan efektif karena informasi perkuliahan terdistribusi secara cepat. Untuk aplikasi zoom, menjadi kendala bagi mahasiswa, terkadang materi tidak tersampaikan; b) Jaringan internet yang tidak stabil; c) Ilmu yang diberikan belum tersampaikan secara baik. Penggunak platform tersebut terhadap pembelajaran darinf di Univesitas Pendididkan Muhammadiyah Sorong pada program studi ilmu pemerintahan efektif dengan menggunakan aplikasi Google Classroom dan Zoom. Adapun kendala yang dialami terdapat pada mahasiswa yaitu masalah koneksi internet dan kuota mahasiswa
The Evaluation of Implementation Strengthening Character Education's Program at Junior High School in Sorong Regency
Heny Sri Astutik;
Roni Andri Pramita
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol. 6 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/ijome.v6i2.1016
Strengthening Character Education (PPK) is one of the Nawacita points that was proclaimed so that the national character education process must be carried out actively by education providers in developing the learning process by carrying out the process of internalization and appreciation of the character values reflected in the curriculum. This research aims to determine teachers' understanding regarding the Strengthening Character Education program, implementation, and results of the PPK program in mathematics subjects at Sorong Regency Middle Schools, Southwest Papua, Indonesia. This was evaluation research using Stake’s Countenance Evaluation Model. The research subjects were all junior high school teachers and students in Sorong Regency. The research sample was determined using the purposive sampling technique. Three schools were selected from all junior high schools in Sorong Regency, one each with A, B, and C accreditation, with a total sample of 695 consisting of 648 students and 47 teachers. The evaluation of program implementation was reviewed based on teachers' understanding, implementation, and results of implementing the PPK program. Data collection was carried out through documentation, interviews, and questionnaires. The study showed that 1) teachers' understanding and planning regarding the PPK in mathematics subjects is in the good category; and 2) the implementation of the PPK in mathematics subjects is still not running optimally. These results can be used to recommend improvements to the character education program.
EFEKTIVITAS MEDIA KARTU HURUF TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SD YPK SEGET
Vera Letsia Meres;
Roni Andri Pramita;
Ahmad Yulianto
TARBIYATUL ILMU: JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN Vol. 3 No. 4 (2026): TARBIYATUL ILMU: Jurnal Kajian Pendidikan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA (ADISAM PUBLISHER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Early reading instruction is a crucial aspect of developing literacy skills in young children; however, many first-grade students still face difficulties mastering these skills. This study aims to examine the effectiveness of letter card media in enhancing the early reading skills of first-grade students at SD YPK Seget. The method used is a quantitative pre-experimental One Group Pretest-Posttest design, involving 15 students as the sample. Data were collected through pretest and posttest assessments and analyzed using the Paired Samples T-Test with SPSS software. The results show a significant improvement in students' early reading abilities, with the average score increasing from 53.67 to 82.00, and a Normalized Gain value of 0.611 indicating a moderate effectiveness of the media. These findings contribute significantly to the development of adaptive and effective learning media for elementary education and highlight the role of visual media in supporting cognitive processes and student motivation. In conclusion, letter card media is an effective instructional strategy that can be widely implemented, with recommendations for future research to use more complex experimental designs and larger samples for stronger validity.
PENGARUH METODE MEMBACA TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS III SD YPK ALFA OMEGA WAISAI
Arthur Teny Remiasa;
Desti Rahayu;
Roni Andri Pramita
EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research Vol. 5 No. 1 (2025): Educational Journal: General and Specific Research
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
One of the goals of beginning reading is so that students can read simple words and sentences fluently and precisely. The aim of this research is: to determine the effect of the guided reading method on the beginning reading abilities of third grade students at SD YPK Alfa Omega Waisai. In this research, researchers used quantitative research. The research that will be carried out in this research is experimental research, the type of research is Quasi Experimental type Nonequivalent Control Group Design. The design used in this research is "Pretest-Posttest Control Group Design".This research was carried ou ton13 June–20 June 2024.The location of this research was SD YPK ALFA OMEGA Waisai. The sample in this study was thir dgrade, totaling 23 students as the control class third grade A and third grade B, totaling 25 students, as the experimental class. The reason was because in third grade A and third grade B, observations were made and it was found that students' initial reading abilities were not optimal. Test this hypothes is using thet-test. Thet-test is used to determine whether or not there is a significan tdifference between the post-test results of the experimental group and the control group.Based on the analysis results,it was obtained that ????????????????????????=2.067while ????ℎ????????????????????=13.428.So that ????ℎ????????????????????> ???????????????????????? and the significance value is 0.00<0.05.Thus,the influence of the guided reading method on the beginning reading abilities of third grade III students at SD YPK Alfa Omega Waisai.
Penerapan Model Value Clarification Technique Berbasis Permainan Edukatif untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Sekolah Dasar
Johrina Wenda;
Roni Andri Pramita;
Mursalim Mursalim
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v5i8.4383
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Value Clarification Technique (VCT) berbasis permainan edukatif terhadap peningkatan kedisiplinan siswa kelas V SD Negeri 42 Kota Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 50 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket kedisiplinan siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model VCT berbasis permainan edukatif memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kedisiplinan siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis nilai yang melibatkan aktivitas reflektif dan partisipatif mampu membantu siswa memahami, memilih, dan menerapkan nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Dalam perspektif Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, kedisiplinan merupakan bagian dari karakter warga negara muda yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, model VCT berbasis permainan edukatif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar.
Integrasi Kearifan Lokal Suku Abun dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa
Hendita Marliana;
Ihsan Ihsan;
Roni Andri Pramita
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v5i7.4385
Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi kearifan lokal Suku Abun dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan partisipasi siswa. Penelitian dilaksanakan di salah satu sekolah menengah di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, dengan subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Pancasila dan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai budaya Suku Abun mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, ditunjukkan melalui meningkatnya keaktifan bertanya, partisipasi dalam diskusi kelompok, serta keterlibatan dalam penyelesaian tugas kelas. Pembelajaran yang dikaitkan dengan pengalaman budaya siswa juga membantu memperkuat pemahaman terhadap nilai demokrasi, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dapat menciptakan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih kontekstual dan partisipatif.