Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan utama di Indonesia dan negara berkembang lainnya. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam jangka panjang serta dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensional, seperti sanitasi, sosial ekonomi, pendidikan, dan pola asuh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi kesehatan dalam penanggulangan stunting serta mengidentifikasi peran aktivitas fisik dalam intervensi multisektor. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 20 artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil peneli menunjukkan bahwa penanggulangan stunting memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, dan sanitasi. Strategi promosi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat, terutama melalui pendekatan pemberdayaan komunitas. Selain itu, keterlibatan keluarga memiliki peran penting dalam keberhasilan intervensi stunting. Aktivitas fisik juga mulai diidentifikasi sebagai faktor pendukung dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan anak, meskipun belum banyak diintegrasikan dalam program intervensi. Dengan demikian, integrasi promosi kesehatan, intervensi multisektor, dan aktivitas fisik menjadi strategi yang potensial dalam meningkatkan efektivitas penanggulangan stunting.
Copyrights © 2026