Perilaku sedentari merupakan salah satu faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya penyakit tidak menular di masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perilaku sedentari terhadap kesehatan masyarakat serta implikasinya bagi promosi kesehatan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada database internasional dan nasional dengan rentang tahun 2020–2025, sehingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa perilaku sedentari berhubungan signifikan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, serta gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Selain itu, perilaku sedentari juga dipengaruhi oleh faktor individu, sosial, dan lingkungan, termasuk penggunaan teknologi digital, pola hidup modern, serta kurangnya aktivitas fisik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa promosi kesehatan perlu dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan edukatif, lingkungan, dan kebijakan untuk mengurangi perilaku sedentari. Intervensi seperti peningkatan aktivitas fisik, pembatasan waktu layar, serta penyediaan fasilitas pendukung aktivitas fisik menjadi strategi penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dengan demikian, pengendalian perilaku sedentari menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Copyrights © 2026