Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran
Vol 38, No 1 (2026): April 2026

Pengaruh ekstrak madu lebah galo-GALO (Heterotrigona itama) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa: studi eksperimental

zwespa, Ria edelwis (Unknown)
Amly, Dina Auliya (Unknown)
Sari, Widya Puspita (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

Latar belakang: Pseudomonas aeruginosa adalah bakteri patogen yang berperan utama dalam infeksi nosokomial. Penggunaan obat kumur klorheksidin untuk menghindari infeksi silang telah dilakukan, namun penggunaan yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping. Madu lebah Galo-galo (Heterotrigona itama) memiliki berbagai kandungan antibakterial, yaitu karbohidrat, protein, fenolik dan flavonoid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak madu lebah Galo-galo (Heterotrigona itama) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental melalui pengujian di Laboratorium. Ekstrak madu lebah Galo-galo (Heterotrigon itama) diperoleh dengan cara disentrifugasi lalu diambil supernatannya dan kemudian dilakukan uji aktivitas antibakteri dengan konsentrasi 0,09%, 0,19%, 0,39%, 0,78%, 1,56%, 3,13%, 6,25%, 12,5%, 25% dan 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak madu lebah Galo-galo (Heterotrigona itama) menghambat pertumbuhan bakteri P. aeruginosa dengan persentase sebagai berikut: konsentrasi 12,5% (73%), 25% (74%), dan 50% (77%). Analisis One Way Anova Welch menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05) pada persentase hambat pertumbuhan P. aeruginosa di antara kelompok ekstrak madu lebah Galo galo (Heterotrigona itama). Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh ekstrak madu lebah Galo-galo (Heterotrigona itama) dalam menghambat pertumbuhan bakteri P. aeruginosa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkg

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions

Description

Bidang cakupan Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran adalah semua bidang ilmu kedokteran gigi, yaitu biologi oral; ilmu dan teknologi material gigi; bedah mulut dan maksilofasial; pedodonsia; ilmu kesehatan gigi masyarakat, epidemiologi, dan ilmu kedokteran gigi pencegahan; konservasi gigi, ...