Kemampuan bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting dalam menghadapi era globalisasi, terutama bagi generasi muda yang dituntut mampu berkomunikasi secara efektif di tingkat internasional. Namun, dalam praktik pembelajaran bahasa Inggris masih ditemukan berbagai kendala, terutama keterbatasan penguasaan kosakata dan pemahaman grammar dasar yang berdampak pada rendahnya kemampuan komunikasi siswa. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada siswa yang mengikuti kegiatan belajar di Intership Exchange Tutorial and Language School Center, Padang Besar, Thailand. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa melalui program English Weekend Day yang dilaksanakan pada akhir pekan. Metode pengabdian yang digunakan meliputi observasi awal, perencanaan program pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran interaktif, serta evaluasi hasil kegiatan. Program ini melibatkan sekitar 20 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Materi yang diberikan mencakup pengenalan dan penguatan kosakata (vocabulary), latihan menulis (writing), serta latihan berbicara (speaking) yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program English Weekend Day mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap kosakata dan grammar dasar serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris, khususnya dalam keterampilan berbicara dan menulis. Program ini juga memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, komunikatif, dan menyenangkan bagi siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan lembaga pendidikan nonformal.
Copyrights © 2026