Budaya Lokal Manggarai merupakan suatu warisan turun temurun yang dipertahankan hingga saat ini oleh masyarakatnya. Akan melihat perkembangan globalisasi dan mordeniasai saat ini memberikan suatu tantangan tersendiri sehingga anak kurang memahami seperti apa budaya lokal Manggarai di intergrasikan dalam kehidupan sehari-hari khusunya dalam penanaman karakater anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk intergrasi budaya Manggarai dalam pembelajaran serta bagaimana intergrasi tersebut berkontribusi dalam penguatan karakter anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskripsi kualitatif dengan Teknik pengmpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu analysis interactive mode yang terdiri pengumpulan data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intergrasi nilai budaya lokal Manggarai melalui cerita rakyat tarian tradisional Manggarai serta praktik kearifan lokal Manggarai dan penggunaan Bahasa Manggarai, serta penerapan kearifan lokal Manggarai seperti campe, leles, dan lurus. intergrasi ini terbukti meningkatkan karakter anak dalam gotong royong, tolong-menolong serta kejujuran, Serta kepercayaan diri. Faktor pendukung intergrasi budaya lokal Manggarai adalah Keluarga, sekolah dan Masyrakat. Adapun hambatan dalam mengintergrasikan budaya lokal Manggarai adalah kurangnya kompentesi guru dalam mengitergrasikan budaya lokal Manggarai serta minimnya media pembelajaran berbasis budaya Lokal Manggarai.
Copyrights © 2026