Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental anggota Komunitas Banjari Masjid Al-Jihad melalui pelatihan terapi dzikir nafas. Komunitas ini menghadapi berbagai tantangan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan kesulitan regulasi emosi. Program dirancang sebagai intervensi preventif dan promotif yang mengintegrasikan praktik spiritual Islam dengan teknik relaksasi pernapasan. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 7 peserta dari Komunitas Banjari. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi masalah, persiapan program, penyampaian materi pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Peserta mendapat edukasi tentang konsep kesehatan mental, spiritual coping Islami, serta aspek teoritis dan praktis terapi dzikir nafas. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada skor literasi kesehatan mental dengan rata-rata kenaikan 68,4%. Peserta melaporkan perbaikan subjektif berupa relaksasi lebih baik, berkurangnya kecemasan, dan meningkatnya koneksi spiritual setelah sesi praktik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa terapi dzikir nafas yang mengintegrasikan pernapasan terkontrol dengan dzikir kepada Allah secara efektif mengaktifkan sistem saraf parasimpatik dan memberikan ketenangan psikologis. Program ini berpotensi besar sebagai intervensi kesehatan mental berbasis komunitas yang berkelanjutan dan berlandaskan spiritualitas Islam.
Copyrights © 2026