Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya skor Survei Penilaian Integritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya pada dimensi sosialisasi anti korupsi yang menunjukkan perlunya penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara melalui pelatihan terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan program pelatihan anti korupsi berbasis online menggunakan model ADDIE di Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan Research and Development melalui tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan angket uji ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum, silabus, dan website pelatihan anti korupsi mampu menghasilkan model pelatihan yang sistematis, fleksibel, dan layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman anti korupsi, integritas, serta budaya pelayanan publik ASN. Simpulan penelitian ini adalah model ADDIE efektif digunakan dalam pengembangan pelatihan anti korupsi ASN berbasis digital di Kalimantan Tengah.
Copyrights © 2026