Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas modal, transfer pricimg dan kebijakan dividen terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non cycle yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2024. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 7 perusahaan sektor consumer non cycle dengan pengamatan selama 5 (lima) tahun, sehingga terpilih sebanyak 35 objek pengamatan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan model regresi random effect dengan bantuan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas modal, transfer pricing dan kebijakan dividen terhadap tax avoidance. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa intensitas modal dan transfer pricing tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance, sedangkan kebijakan dividen berpengaruh terhadap Tax Avoidance.
Copyrights © 2026