Siswa sering kali memandang Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) sebagai materi yang menjemukan, kaku, dan sulit dicerna akibat kuatnya ketergantungan pada metode ceramah konvensional serta rendahnya kreativitas guru dalam menyusun media interaktif. Kesenjangan ini menimbulkan tantangan besar bagi pemenuhan kebutuhan karakteristik generasi digital yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pemanfaatan media pembelajaran pada mata pelajaran SKI di kelas VII MTs Al-Hikam Jatirejo, Jombang, termasuk motivasi belajar siswa serta faktor pendukung dan penghambatnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dihimpun melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dari Kepala Madrasah, guru SKI, serta peserta didik. Keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi media pembelajaran SKI di madrasah tersebut cukup variatif; (2) penggunaan media terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar siswa; dan (3) ketersediaan fasilitas seperti proyektor LCD dan perangkat audio visual menjadi faktor pendukung utama, sementara keberagaman karakteristik siswa menjadi tantangan tersendiri yang menuntut adaptabilitas guru. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan berkala bagi guru untuk meningkatkan keterampilan dalam mengelola keberagaman kelas digital.
Copyrights © 2026