Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media pembelajaran "PERUBEN" (Perubahan Wujud Benda) berbasis Articulate Storyline terhadap peningkatan pemahaman konsep perubahan wujud benda pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 50 siswa kelas IV yang terbagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen (4A, n=25) yang menggunakan media PERUBEN dan kelas kontrol (4B, n=25) yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda dengan tingkat kognitif C1-C6 dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Rata-rata nilai pretest kelompok eksperimen sebesar 47.88 dan kelompok kontrol sebesar 45.60, menunjukkan kondisi awal yang relatif setara; Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen meningkat signifikan menjadi 80.36 sedangkan kelompok kontrol hanya mencapai 58.20; Rata-rata gain score kelompok eksperimen (32.48) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (12.60); Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p < 0.05) antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil observasi aktivitas belajar menunjukkan siswa kelompok eksperimen lebih aktif, fokus, dan termotivasi dalam pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah media PERUBEN berbasis Articulate Storyline efektif meningkatkan pemahaman konsep perubahan wujud benda siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026